Persiapan pertandingan blockbuster antara Barcelona dan Atletico Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions UEFA mengalami perubahan yang tidak terduga, dan itu tidak ada hubungannya dengan taktik.
Menurut RAC1, UEFA kini merespons langsung kekhawatiran Hansi Flick mengenai permukaan permainan di Stadion Metropolitano.
Jelang pertandingan, Flick mengaku tidak puas dengan kondisi lapangan, khususnya ketinggian rumput.
Pelatih Barcelona tampak tidak nyaman selama pemeriksaan dan bahkan secara resmi mengangkat masalah ini ke pejabat UEFA.
Keluhan ini kini telah mengarah pada tindakan.
UEFA telah bertindak
Selama pertemuan koordinasi pra-pertandingan yang biasa dilakukan antara kedua klub dan UEFA, badan pengelola memberikan jaminan yang jelas.
Menurut outlet tersebut, para pejabat mengonfirmasi bahwa tinggi nada akan dijaga pada 26 milimeter, yang berada dalam batas maksimum yang diperbolehkan yaitu 30 mm berdasarkan peraturan UEFA.
UEFA juga menegaskan kembali bahwa ada protokol yang ditetapkan untuk situasi seperti itu.
Jika ditemukan ketidakteraturan, permukaan harus diukur dan disesuaikan.
Selain memangkas rumput, UEFA telah melangkah lebih jauh untuk memastikan kondisi bermain yang optimal.
Disepakati bahwa lapangan akan diairi secara menyeluruh sebelum kick-off dan saat jeda, yang merupakan faktor penting dalam menjaga kecepatan dan kelancaran permainan.
Bagi Barcelona, detail ini sangat penting karena gaya mereka sangat bergantung pada passing cepat dan pergerakan bola yang tajam, yang bisa sangat terpengaruh oleh rumput yang lebih panjang atau kering.
Dengan campur tangan UEFA dan menetapkan parameter yang jelas, fokus kini beralih sepenuhnya kembali ke sepak bola.
Barcelona mendapatkan kondisi yang diinginkannya. Lapangan harus mematuhi peraturan, dipersiapkan dengan baik dan cocok untuk permainan cepat.
Sekarang semuanya sudah siap, tidak ada lagi gangguan – yang ada hanyalah eksekusi.











