Barcelona sengaja memperlambat perencanaan musim panas mereka, dengan Hansi Flick menegaskan bahwa tidak ada keputusan transfer yang menjadi prioritas selain mengamankan gelar La Liga.
Dengan musim Liga Champions Barcelona telah berakhir dan tim memimpin di La Liga, harapan alaminya adalah klub akan mempercepat diskusi seputar jendela transfer musim panas 2026.
Menurut Mundo Deportivo, Deco dan Joan Laporta harus duduk bersama Flick untuk menentukan target, kepergian, dan rencana restrukturisasi skuad.
Sebaliknya, pelatih asal Jerman itu menekan jeda.
Apa ceritanya?
Meskipun selisih sembilan poin dengan Real Madrid, menurut outlet tersebut, Flick fokus untuk menghindari gangguan yang dapat mengalihkan perhatian dari lapangan.
Pelatih asal Jerman itu sadar bahwa perebutan gelar di akhir musim bisa dengan cepat menjadi rumit jika konsentrasi berkurang, dan bahkan gangguan kecil seperti spekulasi transfer bisa memengaruhi penampilan di ruang ganti.
Oleh karena itu, alih-alih mengambil risiko itu, Flick justru menyatakan keinginannya untuk menghentikan semua pembicaraan transfer hingga akhir musim.
Oleh karena itu, perencanaan internal mungkin sudah lebih maju, namun diskusi formal, pengambilan keputusan, dan terutama komunikasi seputar transfer ditunda sampai keputusan tersebut diperoleh secara matematis.
Secara khusus, Flick tidak menolak rencana transfer apa pun. Sebaliknya, dia hanya memilih waktu yang tepat untuk melaksanakannya.
Faktanya, strategi rekrutmen Barcelona sudah berjalan dengan baik karena klub telah mengidentifikasi posisi prioritas.
Hal ini termasuk penguatan serangan dan penyesuaian pertahanan, sementara kesepakatan tentatif telah dicapai mengenai pemberangkatan tersebut.
Namun, Flick tidak ingin rencana tersebut diketahui publik atau mempengaruhi dinamika skuad.
Sementara itu, ujian Barcelona berikutnya adalah melawan Celta de Vigo pekan depan, sebuah pertandingan yang terbukti krusial dalam mempertahankan keunggulan mereka.












