Investigasi yudisial dibuka di Belgia menyusul pengaduan yang didaftarkan pada akhir Maret yang mengecam dugaan pelecehan seksual di Brussels yang dilakukan oleh penyanyi dan aktor Prancis Patrick Bruel, kata Jaksa Penuntut Umum di ibu kota Belgia pada hari Rabu. “Pengaduan telah diajukan ke distrik peradilan Mons” dan “penyelidikan masih berlangsung,” tegas Jaksa Penuntut Umum dalam siaran persnya.
Menurut sumber yang dekat dengan kasus tersebut, kasus ini berkaitan dengan pengaduan petugas pers Belgia yang melaporkan penyerangan yang diduga terjadi pada tahun 2010 di lokasi radio dan televisi publik Belgia (RTBF) berbahasa Prancis. Pengaduan awal yang diajukan pada saat kejadian segera ditarik dan tersangka korban mengajukan pengaduan lain sekitar dua minggu lalu di wilayah tempat tinggalnya di Wallonia. Pengaduan ini kini berada di tangan kantor kejaksaan Brussel, tempat dugaan kejahatan tersebut, menurut sumber yang sama.
“Tidak ada yang berani berbicara”
Pada tahun 2010, petugas pers Belgia, Karine Viseur, yang saat itu berusia 38 tahun, menghabiskan satu hari bersama Patrick Bruel sebagai bagian dari pekerjaannya untuk mempromosikan film “Comme les cinq vins de la main”, menurut ceritanya yang disampaikan ke radio Prancis RTL pada akhir Maret. Dia menggambarkan adegan awal di ruang rias, di mana dia diduga “menyudutkan” dia dan menjadikannya “belaian”, “dada ke dada.”
Dia kemudian diduga memaksanya masuk dan kemudian menguncinya di toilet di markas RTBF. “Dia mencoba menciumku dengan paksa. Dia bergesekan denganku. Dia membelaiku, dia masuk ke dalam gaunku,” katanya. “Tidak ada yang berani mengatakan apa pun” karena status bintang Patrick Bruel, Karine Viseur menjelaskan, berbagi bahwa dia menemukan keberanian untuk mengajukan pengaduan bulan lalu ketika wanita lain menuduh bintang tersebut. Ketika ditanya, kantor kejaksaan Brussel tidak mau mengomentari dakwaan yang dicadangkan untuk penyelidikan, atau kemungkinan jangka waktu pembatasan fakta.
Di Prancis, Patrick Bruel, yang bulan depan akan berusia 67 tahun, menjadi target penyelidikan atas dua pengaduan. Investigasi sedang dilakukan di Saint-Malo dan dia dituduh melakukan pemerkosaan pada Oktober 2012 di sela-sela festival film. Yang lainnya diajukan di Paris pada bulan Maret karena percobaan pemerkosaan dan pelecehan seksual. Fakta terbaru yang diungkapkan oleh seseorang yang bertanggung jawab untuk mempromosikan film Prancis di luar negeri terjadi pada tahun 1997 di Meksiko.
Pada tanggal 18 Maret, Patrick Bruel meyakinkan melalui pengacaranya Christophe Ingrain bahwa dia “tidak pernah mencoba memaksa siapa pun melakukan tindakan seksual.” Penyanyi tersebut “mengklaim tidak pernah melakukan penolakan secara berlebihan, tidak pernah memaksakan suatu isyarat atau hubungan seksual,” menurut pendapatnya.












