Home Sports Barcelona semakin khawatir dengan keseharian Lamine, terutama pasca pertengkarannya dengan Flick

Barcelona semakin khawatir dengan keseharian Lamine, terutama pasca pertengkarannya dengan Flick

112
0


Sebuah laporan baru dari SER secara mengejutkan mengungkapkan bahwa ada ketegangan yang meningkat antara Hansi Flick dan Lamine Yamal di Barcelona.

Masalahnya dikabarkan bermula ketika pemain sayap muda itu datang terlambat untuk sesi latihan jelang pertandingan Liga Champions melawan PSG.

Flick diketahui selalu tegas dalam hal kedisiplinan. Pelatih asal Jerman ini dikenal sering menghukum pemain yang datang terlambat saat latihan, rapat tim, atau persiapan pertandingan.

Menurut laporan tersebut, kedatangan Yamal yang terlambat tidak diterima dengan baik oleh Flick, yang memberi tahu anak muda itu bahwa dia tidak akan menjadi starter melawan PSG.

Meski begitu, Yamal terus bermain dan keputusan ini menimbulkan kebingungan dan frustrasi di dalam tim.

Situasi menjadi tegang sehingga Deco, direktur olahraga Barcelona, ​​harus turun tangan untuk menenangkan situasi.

Namun, Flick tidak mengapresiasi intervensi tersebut. Dia dilaporkan yakin otoritasnya telah diremehkan karena dia menegaskan bahwa semua pemain, tanpa kecuali, harus mengikuti aturan yang sama.

Kekhawatiran Barcelona tentang gaya hidup Yamal

Flick berencana menurunkan Yamal saat melawan PSG. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Perselisihan antara Flick dan Yamal bukan satu-satunya masalah yang mengkhawatirkan klub. Sumber dari Barcelona telah menyatakan keprihatinannya tentang aspek-aspek tertentu dari kehidupan pribadi remaja tersebut.

Seperti yang dikatakan seorang sumber: “Ada beberapa kekhawatiran mengenai kehidupan sehari-hari Lamine.

“Itu tidak mengkhawatirkan tapi kami tidak menyukai beberapa hal yang terjadi pada pemain dalam beberapa bulan terakhir. Kami tidak menyukai cara dia hidup dan kehidupan yang dia jalani.”

Hal ini pun menimbulkan kegaduhan di ruang ganti. Beberapa pemain, termasuk Jules Kounde, Raphinha dan Inaki Pena, mendapat penalti karena alasan serupa, namun Yamal tidak menghadapi konsekuensi tersebut.

Inkonsistensi ini tidak luput dari perhatian rekan satu tim. Flick tetap bertekad untuk menjaga disiplin dalam skuad dan episode ini bisa menjadi ujian penting bagi otoritasnya.

Masih harus dilihat apakah sang pelatih akan terus menerapkan aturan ketat atau menyesuaikan pendekatannya sesuai komitmen Deco.

Yang jelas, mungkin diperlukan waktu untuk memulihkan keharmonisan antara Flick dan Yamal dan Barcelona akan terus mencermati bagaimana keduanya menghadapi situasi di masa depan.



Source link