Home Politic asosiasi yang menentang pemberlakuan kembali hal tersebut menulis surat kepada prefek Vosges

asosiasi yang menentang pemberlakuan kembali hal tersebut menulis surat kepada prefek Vosges

6
0



Perdebatan tidak pernah berhenti sejak tahun 2024, ketika Taman Alam Regional Ballons des Vosges memutuskan untuk menyelenggarakan operasi translokasi capercaillie Norwegia dengan tujuan memperkuat populasi penduduk asli yang diperkirakan hanya berjumlah beberapa individu.

Banyak asosiasi

segera menentang pelepasliaran ini, mengecam habitat yang tidak menguntungkan, gangguan manusia, ketidakseimbangan hutan dan perubahan iklim, yang dapat mengancam kelangsungan hidup capercaillie Norwegia.

Angka kematian yang tinggi

Asosiasi-asosiasi ini secara konsisten menyoroti tingginya angka kematian capercaillie yang diperkenalkan kembali selama dua tahun terakhir. Setelah operasi penangkapan pertama di Norwegia, sembilan burung belibis dilepasliarkan, dan tujuh di antaranya dibunuh, terutama oleh predator, terutama martens. Penangkapan kedua yang dilakukan pada musim semi tahun 2025 hanya menghasilkan tujuh ekor burung yang ditangkap dan dipindahkan ke lokasi yang sama. Salah satu burung ini bahkan mati saat tiba.

Pada hari Jumat, 17 April, asosiasi yang menentang reintroduksi menulis surat kepada Prefek Vosges, kali ini untuk mengecam pemantauan ilmiah terhadap reintroduksi ini, yang tidak memberikan ruang “bagi kebebasan berekspresi para aktor yang terlibat dalam badan pengawas proyek”. Mereka menuntut “kebebasan berekspresi bagi para pelaku di lapangan, independensi keahlian ilmiah dan ketulusan dalam proses pengambilan keputusan.”

Pencegahan yang dimaksud

Secara khusus, asosiasi-asosiasi ini mengingat penolakan mereka terhadap tindakan yang direncanakan untuk melindungi capercaillie, seperti penggunaan perangkat untuk menghalangi predatornya. “Bagi kami, pertanyaan ini sangat penting,” kata SOS Massif des Vosges. “Kualitas pengambilan keputusan publik dalam masalah lingkungan didasarkan pada independensi pendapat dan kemungkinan perdebatan ilmiah yang bebas dan kontradiktif. Persyaratan ini semakin kuat karena proyek saat ini tunduk pada keberatan ilmiah yang signifikan. Langkah-langkah eksperimental tertentu, seperti penggunaan peralatan pengusir ultrasonik, menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan potensi dampaknya terhadap satwa liar non-target,” lanjut asosiasi tersebut menekankan.

Secara khusus, SOS Massif des Vosges, Oiseaux Nature, Vosges Nature, Environment, Future and Heritage 88, Landscape Nature and Heritage of the Vosges Mountains, Lorraine Association Nature (LOANA), Vosges Animal Rescue and Placement Association (ASPA Vosges), Biodiversit’Haies 88 menandatangani surat kepada Prefek Vosges.



Source link