Home Politic Truk legendaris: truk pemadam kebakaran Berliet GLB 19 B 4×4

Truk legendaris: truk pemadam kebakaran Berliet GLB 19 B 4×4

63
0


Selama bertahun-tahun, sektor kendaraan pemadam kebakaran sebagian besar ditempati oleh dua pabrikan: Delahaye dan Laffly. Situasi ini berubah pada tahun 1952, ketika Berliet memutuskan untuk membuat departemen khusus sendiri dan memperkenalkan GLB 19 B 4×4, sebuah model yang ditakdirkan untuk menjadi referensi nyata di kalangan petugas pemadam kebakaran.

Kemajuan teknologi besar bagi petugas pemadam kebakaran

Sebelum kedatangan truk baru ini, pemadam kebakaran hanya memiliki pompa tangan untuk memadamkan api. Dengan GLB, Berliet memperkenalkan mesin yang jauh lebih modern, dilengkapi dengan tangki terintegrasi, yang dapat melakukan intervensi secara efektif dalam kebakaran hutan.

Kendaraan ini didasarkan pada sasis GLB 5 4×4 baru dan memiliki tangki 3.500 liter. Pompa, yang digerakkan langsung oleh mesin, menawarkan laju aliran efisien sebesar 60 m³ per jam, yang menunjukkan kemajuan signifikan pada saat itu.

Perbedaan terlihat pada desain eksterior

Kabin perapian GLB sekilas terlihat sangat mirip dengan GLB standar. Namun, detail tertentu memungkinkan untuk membedakannya. Pelek GLB terbuat dari baja artileri cor, sedangkan pelek GLA terbuat dari baja lembaran.

Tangki disebut ‘berpakaian’ karena terintegrasi sepenuhnya ke dalam bodywork. Kotak samping, lebih tinggi dari versi sebelumnya, menawarkan kapasitas penyimpanan lebih besar. Secara khusus, mereka memungkinkan untuk menyembunyikan pipa hisap dan roda cadangan, yang sekarang disimpan di dalam.

Tata letak yang dirancang untuk fungsionalitas

Karena tingginya batang, platform samping juga dinaikkan. Untuk memudahkan akses, dipasang tangga kecil di bagian belakang sasis. Di bagian depan tangki, tepat di belakang kabin, terdapat lemari tambahan untuk menyimpan perlengkapan.

Koeksistensi versi GLA dan GLB

Selanjutnya, kapal tanker GLA dan GLB ditawarkan secara bersamaan, dengan kinerja yang sebanding. GLB memiliki jarak sumbu roda yang lebih panjang (3,09 m dibandingkan 2,70 m untuk GLA), sehingga memungkinkannya menawarkan volume penyimpanan yang lebih besar.

Namun karena biaya yang lebih tinggi, banyak kota yang lebih memilih GLA yang lebih ekonomis, sedangkan GLB dipilih oleh layanan yang membutuhkan kapasitas lebih besar.

Ini mungkin (juga) menarik minat Anda

Herve Rebillon
Artikel terbaru dari Hervé Rébillon (lihat semua)



Source link