Raja tikar tatami, tapi juga seorang pengusaha! Reputasi Teddy Riner sebagai pengusaha sudah mapan, namun judoka Perancis yang terkenal, juara Olimpiade individu tiga kali, menghadapi tantangan baru yang melibatkan… minuman energi! Seperti yang dipelajari oleh situs khusus Rayon Boissons, judoka menciptakan karyanya sendiri di antara dua Olimpiade minuman energi merek sendiriyaitu NOXX. Sebuah merek yang ingin mencerminkan citranya, yaitu ‘asli, kuat, dan inspiratif’.
Total, tiga referensi Kaleng berwarna oranye, biru dan hijau telah dibuat, dengan beragam rasa: mango passion, klasik (atau original) dan mojito. Dan yang terpenting, semuanya bebas gula! “Dirancang sebagai simbol pergerakan dan kekuatan, NOXX menjadi ciri khas generasi yang mencari kinerja dan kebebasan”kita membaca dalam siaran pers yang menyertai pengenalan minuman ini, yang desainnya sporty, modern, dan futuristik.
Pasar Prancis sebelum pasar dunia lainnya?
Seperti yang dipelajari Sportune, Teddy Riner ingin minumannya mencerminkan apa yang dia rasakan: “NOXX adalah energi yang saya rasakan sebelum bertanding, intensitas inilah yang ingin saya sampaikan kepada semua orang yang ingin menjalani hidup sepenuhnya.” Minuman tersebut awalnya akan dijual di Prancis, namun atlet juara dunia sebelas kali ini sudah memiliki target yang lebih tinggi, seperti yang telah ia lakukan sepanjang kariernya, dan mengapa tidak? menaklukkan pasar dunia.
Pada KTT Choose France, Teddy Riner ditunjuk sebagai duta investor asing. Di Jepang, raja judo, dia adalah orang yang dikenal dan dapat mencoba memaksakan produk barunya. Namun tugas ini menjanjikan akan sulit dilakukan di bidang yang sudah didominasi oleh raksasa. Namun, seperti apa Youtuber Squeezie dengan brand kombucha miliknya “Ciao”, masih ada slot tersedia.
Pengusaha yang diakui
Saat ini distribusinya berfluktuasi antara saluran digital dan distribusi massal. Ternyata olahragawan sekaligus pengusaha Teddy Riner punya penghasilan lumayan Timsetidaknya 5,5 juta euro mulai tahun 2018. Orang Prancis meluncurkan a perusahaan penjualan barang olahraga (Fightart) dengan Nicolas Poy-Tardieu, sebelum bergabung dengan Tony Parker untuk membentuk T&T Global Management. Perusahaan berspesialisasi dalam dukungan pajak dan aset bagi para atlet tingkat tinggi sepanjang karir mereka. Ia juga berkolaborasi dengan banyak merek seperti Decathlon, Audemars Piguet, Carrefour, dan Crédit Agricole.











