Nicolas Sarkozy berharap untuk tidak lagi memakai gelang elektronik dengan meminta kerancuan kalimatnya. Berita terbaru dari Haiti: politik, keamanan, ekonomi, budaya.
Nicolas Sarkozy di Istana Elysée, 25 Februari 2022. LUDOVIC MARIN/AFP Nicolas Sarkozy meminta agar hukumannya karena memakai gelang elektronik dikacaukan dalam arsip Bygmalion dan Bismuth, yang akhirnya dia divonis bersalah, jelas Jaksa Keuangan Nasional (PNF) pada Senin, 26 Januari, membenarkan informasi dari Franceinfo. Permintaan untuk


Nicolas Sarkozy meminta agar hukumannya dikacaukan karena memakai gelang elektronik di arsip Bygmalion dan Bismuth, yang akhirnya dia divonis bersalah, jelas Jaksa Keuangan Nasional (PNF) pada Senin, 26 Januari, membenarkan informasi dari Franceinfo.
Permohonan mantan Presiden Republik (2007-2012) itu diajukan pada 27 November, sehari setelah putusan Pengadilan Kasasi yang mengakhiri hukumannya enam bulan penjara dengan dikenakan gelang, dalam kasus Bygmalion. Dia dijadwalkan untuk diadili di pengadilan pada 23 Februari.
Nicolas Sarkozy sudah mengenakan gelang elektronik dari Februari hingga Mei 2025, setelah hukuman terakhirnya satu tahun penjara dalam kasus Bismuth (atau ‘menguping’). Mantan Presiden Republik, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-71 pada hari Rabu, mendapat manfaat dari pembebasan bersyarat, terutama karena usianya. Kombinasi hukuman akan memastikan bahwa ia tidak lagi harus mengenakan ban kapten.
Nicolas Sarkozy juga dijadwalkan hadir di hadapan Pengadilan Banding Paris mulai 16 Maret untuk persidangan kasus dugaan pendanaan Libya untuk kampanye presiden tahun 2007. Pada awalnya dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara, yang berujung pada hukuman penjara tiga minggu pada musim gugur ini.
Barang serupa



















