FC Barcelona menang dalam pertandingan sengit melawan Atlético Madrid di La Liga Sabtu lalu dan mengamankan kemenangan 2-1.
Namun, pertandingan tersebut memiliki banyak momen kontroversial dan ketegangan meletus di lapangan lebih dari satu kali.
Salah satu insiden paling kontroversial sepanjang pertandingan terjadi di babak kedua ketika bek Barcelona Gerard Martin mendapat kartu merah oleh wasit Busquets Ferrer karena melakukan pelanggaran terhadap Thiago Almada.
Pemain Barcelona itu pertama kali bersentuhan dengan bola namun kemudian menginjak pergelangan kaki lawannya hingga mendapat kartu merah dari wasit di lapangan.
Namun keputusan itu dibatalkan setelah VAR turun tangan dan kartu merah diubah menjadi kuning.
Itu adalah momen krusial karena dikeluarkannya Martin berarti kedua tim akan memiliki sepuluh pemain di lapangan, karena Atletico Madrid telah kehilangan Nicolas Gonzalez karena kartu merah di babak pertama.
CTA mengakui kesalahan wasit
Namun, Komite Teknis Wasit (CTA) kini mengakui bahwa Martin seharusnya dikeluarkan dari lapangan saat pertandingan antara Atletico Madrid dan Barcelona.
Sebenarnya di program Waktunya untuk revisimenjelaskan kepada CTA bahwa seharusnya VAR tidak melakukan intervensi untuk mengurangi penalti dari kartu merah menjadi kuning.
Mereka pun menegaskan seharusnya wasit Busquets Ferrer tetap pada keputusan awal yang memecat bek Barcelona tersebut.
CTA meninjau insiden tersebut dan mengakui bahwa kartu merah seharusnya diterapkan: “Ini adalah pelanggaran serius, terlepas dari siapa yang menyentuh bola terlebih dahulu. Sanksi disiplin yang benar harus berwarna merah.”
Kejadian tersebut pun mereka bandingkan dengan kejadian serupa pada laga Real Betis kontra Rayo Vallecano yang juga sempat dipastikan mendapat kartu merah.
Panitia menambahkan: “CTA percaya bahwa VAR seharusnya tidak melakukan intervensi karena itu adalah keputusan yang tepat dari wasit di lapangan.
“Rekomendasi peninjauan VAR mengakibatkan kesalahan modifikasi atas suatu tindakan yang dinilai baik secara real time. Seharusnya wasit tetap pada keputusan awal.”
Sumber: AS











