Aboubacar Maiga telah menarik perhatian selama beberapa waktu sekarang sebagai salah satu talenta muda paling cemerlang di sepak bola Afrika. Gelandang tengah berusia 16 tahun, yang dikenal karena kemampuan bermainnya, telah dikaitkan dengan FC Barcelona dalam beberapa bulan terakhir.
Ia merupakan bagian dari akademi Africa Foot di Mali yang memiliki perjanjian kerja sama dengan Barca dan sebelumnya memfasilitasi kedatangan Ibrahim Diarra.
Maiga akan diadili di Barcelona
Menurut SPORT, Barcelona sekarang akan membawa Maiga diadili di klub untuk melihat lebih dekat padanya dan menjajaki kemungkinan kepindahan untuk remaja tersebut.
Selain Diarra, yang sudah bermain untuk Barca, Maiga dianggap sebagai salah satu talenta luar biasa yang muncul dari Mali dalam beberapa tahun terakhir.
Pemain muda itu terakhir menjalani uji coba di Paris Saint-Germain selama beberapa hari. Saat Paskah ia juga terlihat di Olympia Future Cup, sebuah turnamen remaja yang diadakan di fasilitas AFC Ajax.
PSG telah lama fokus pada pasar Afrika, khususnya pemain keturunan Afrika yang lahir di Prancis dan memegang paspor Prancis, sehingga menyederhanakan transfer dengan menghilangkan kebutuhan menunggu hingga usia 18 tahun.
Setelah sempat berada di Paris bersama tim U-17, Maiga kembali ke Mali untuk mengikuti Piala Afrika U-17.
Rencana awalnya dia akan melakukan perjalanan ke Barcelona lebih awal, namun kini dia diperkirakan akan tiba setelah Piala Afrika U-17, yang berlangsung dari 25 April hingga 15 Mei. Setelah turnamen tersebut, dia dijadwalkan berlatih di Barcelona selama beberapa minggu.
Dipantau secara ketat oleh Blaugrana Maiga telah menjadi pengintai selama beberapa waktu dan dikenal karena kualitas teknisnya, terutama dengan kaki kanannya. Dia efektif dari bola mati dan memiliki kemampuan yang kuat untuk masuk ke kotak penalti di akhir pertandingan dan menyumbangkan gol dari lini tengah.
Posisi alaminya adalah gelandang interior, meski ia juga bisa beroperasi di area yang lebih luas.
Keputusan akhir akan diambil kemudian
Keputusan akhir mengenai kepindahan permanen belum dibuat, meskipun laporan tentang pemain tersebut sangat positif. Karena peraturan, dia tidak akan bisa bergabung secara resmi sampai dia berusia 18 tahun.
Perlu dicatat bahwa, berkat kesepakatan dengan Africa Foot Mali, Barcelona memiliki prioritas atas sang pemain, dibandingkan PSG, yang menurut penilaian mereka sendiri, juga dapat mempertimbangkan untuk mengontraknya.












