Menurut SPORT, Barcelona tidak akan merekrut Yan Diomande karena beberapa alasan.
Secara khusus, Blaugrana sudah serius menjajaki kemungkinan mendatangkan winger tersebut dari RB Leipzig.
Faktanya, petinggi klub sempat melakukan pembicaraan dengan perwakilan baru sang pemain kurang dari sebulan lalu.
Pada titik ini, Diomande dipandang sebagai pilihan terbaik untuk memperkuat perimeter, terutama mengingat ketidakpastian mengenai kedalaman serangan.
Ada skenario di mana langkah tersebut masuk akal karena Marcus Rashford diperkirakan akan pergi dan ada juga diskusi internal tentang kemungkinan Raphinha menerima tawaran yang menguntungkan.
Namun situasinya telah berubah. Kepergian Rashford sepertinya masih mungkin terjadi, namun Raphinha kini diperkirakan akan bertahan di Camp Nou setidaknya satu musim lagi dan itu mengubah segalanya.
Cerita ini memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan
Dengan demikian, urgensi Barcelona untuk berinvestasi besar-besaran pada pemain sayap lain berkurang, dan ketika realitas finansial dari kesepakatan Diomande menjadi jelas, klub tersebut menarik diri sepenuhnya.
RB Leipzig berada dalam posisi yang kuat dan tidak berniat menegosiasikan persyaratan yang menguntungkan.
Menurut laporan dari Jerman, harga yang diminta dikatakan sekitar 100 juta euro, angka yang tidak mau diterima oleh Barcelona.
Dari sudut pandang Leipzig, tidak ada tekanan untuk menjual karena lolos ke Liga Champions musim depan telah memperkuat kinerja finansial Leipzig.
Mereka bahkan berusaha untuk memperpanjang kontrak Diomande agar bisa mempertahankannya setidaknya satu tahun lagi dan berpotensi meningkatkan nilainya lebih jauh lagi.
Perlu dicatat betapa cepatnya kebangkitan Diomande.
Kepindahannya dari Leganes menimbulkan kehebohan saat itu, karena Leipzig menginvestasikan €20 juta pada pemain yang baru saja menetap di Spanyol. Namun pertaruhan ini membuahkan hasil.
Pemain sayap Pantai Gading ini kini dianggap sebagai salah satu pemain menyerang paling menarik di Eropa.












