Home Politic Alami perang di Timur Tengah. Hizbullah Lebanon mengatakan mereka siap mengambil tindakan...

Alami perang di Timur Tengah. Hizbullah Lebanon mengatakan mereka siap mengambil tindakan jika terjadi pelanggaran gencatan senjata oleh Israel

6
0



Pemberlakuan gencatan senjata sepuluh hari antara Lebanon dan Israel. Gencatan senjata sepuluh hari antara Israel dan Lebanon masuk berlakusetelah pengumuman oleh Presiden AS Donald Trump. Gencatan senjata dimulai di kedua negara pada tengah malam waktu setempat (2Kamis jam 3 pagi di Prancis), setelah satu setengah bulan konflik antara Israel dan gerakan Hizbullah pro-Iran Lebanon. DSetelah dimulainya gencatan senjata ini, baku tembak hebat terjadi di pinggiran selatan Beirut.

“Gencatan senjata akan mencakup Hizbullah,” kata Donald Trump. “Iran ingin mencapai kesepakatan. Pembahasannya berjalan baik. Kami tidak ingin mereka punya senjata nuklir, itu faktor yang sangat penting. Hari ini mereka sudah mengakui hal-hal yang belum siap sejak dua bulan lalu,” yakin Donald Trump dari Gedung Putih.

Iran telah setuju untuk menyerahkan uraniumnya yang diperkaya, Trump menegaskan. “Mereka setuju untuk mengembalikan debu nuklir kepada kami,” katanya Donald Trump punyadua wartawan di Gedung Putih menggunakan istilahnya untuk cadangan uranium yang diperkaya, dan menambahkan: “Ada kemungkinan besar bahwa kita akan mencapai kesepakatan.”

Amerika Serikat akan mempertahankan blokade pelabuhan Iran “selama diperlukan.” Washington akan mempertahankan blokade pelabuhan Iran, yang berlaku sejak Senin, “selama diperlukan,” kata Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. “Selama diperlukan, kami akan mempertahankan blokade ini, blokade ini akan berhasil,” katanya pada konferensi pers di Pentagon. “Blokade ini berlaku untuk semua kapal, apapun kebangsaannya, yang berlayar ke atau dari pelabuhan Iran. Operasi AS ini adalah blokade pelabuhan Iran (…), dan bukan blokade Selat Hormuz,” jelas Kepala Staf Angkatan Darat AS.

Seorang penasihat Mojtaba Khamenei mengancam akan menenggelamkan kapal-kapal Amerika. Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengancam akan menenggelamkan kapal-kapal Amerika di Selat Hormuz. “Donald Trump ingin memantau Selat Hormuz. Apakah ini benar-benar tugas Anda? Apakah ini tugas militer yang kuat seperti Amerika Serikat?” Mohsen Rezaei, mantan panglima Garda Revolusi, mengatakan kepada televisi Iran. “Kapal-kapal Anda akan ditenggelamkan oleh rudal-rudal pertama kami dan itu merupakan bahaya bagi militer AS. Mereka sebenarnya bisa terkena rudal-rudal kami dan kami dapat menghancurkannya,” ancam pejabat berseragam itu.



Source link