Home Sports Hansi Flick tidak ingin ada gangguan sampai Barcelona mengamankan gelar La Liga

Hansi Flick tidak ingin ada gangguan sampai Barcelona mengamankan gelar La Liga

9
0


Minggu ini adalah minggu yang sulit bagi FC Barcelona karena cedera di tim utama dan tim cadangan.

Sementara Barça Atletic kehilangan Patricio Pacifico dan Juan Hernandez karena cedera ligamen, itu Blaugrana Timnas senior tak ayal kehilangan pemain terbaiknya Lamine Yamal untuk fase terakhir musim liga.

Superstar berusia 18 tahun yang sedang naik daun ini absen karena cedera hamstring, membuatnya absen musim ini karena mereka ingin mengamankan gelar La Liga, yang belum mereka menangkan meski tertinggal jauh dari Real Madrid.

Tidak ada gangguan

Kini, menurut SPORT, Hansi Flick yang khawatir dengan cederanya Lamine Yamal, tak mau lagi mendengar soal bursa transfer dan berkonsentrasi penuh di La Liga.

Pesan yang disampaikan juru taktik asal Jerman itu ke ruang ganti Barcelona yang tengah dilanda cedera Lamine jelas: gelar masih belum diraih.

Jadi tidak ada ruang untuk gangguan. Dalam hal ini, manajer tidak ingin tahu apa pun tentang bursa transfer, kedatangan atau kepergian pada musim ini. Satu-satunya fokusnya adalah pada sisa pertandingan liga.

Konsentrasi penuh untuk meraih gelar juara. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Komunikasi antara departemen olahraga dan pelatih Jerman berlangsung terus menerus dan lancar, dan dasar-dasar tentang seperti apa skuad untuk musim depan serta perubahan yang diperlukan telah ditentukan.

Namun sekarang, penting untuk berkonsentrasi pada hal yang penting: memenangkan gelar juara.

Kekhawatiran di unit penyerang

Kemenangan melawan Celta Vigo membuat perasaan Flick campur aduk. Sementara tim mengamankan tiga poin, dia merasa lelah setelah beberapa minggu yang penuh emosi.

Ada juga kekecewaan karena keputusan VAR yang kontroversial kembali dibuat, menganulir gol karena keputusan offside kecil yang dilakukan Ferran Torres. Cedera Lamine semakin menambah kekhawatirannya, terutama terkait lini ofensif.

Musim lalu ia mampu mengandalkan tiga pemain pertama, Lamine, Robert Lewandowski, dan Raphinha. Kini ia hanya bisa konsisten mengandalkan striker asal Polandia itu, yang penampilannya tak bisa menyamai level musim lalu.

Flick juga tidak senang dengan sikap yang ditunjukkan Marcus Rashford di menit-menitnya melawan Atletico Madrid, maupun dengan penampilannya melawan Celta, di mana pemain sayap Inggris itu menunjukkan kurangnya intensitas yang dianggap tidak dapat diterima oleh pelatih.

Oleh karena itu, perhatian penuh staf pelatih kini tertuju pada Raphinha, yang bisa melanjutkan latihan minggu depan dan kembali tepat waktu untuk pertandingan melawan Osasuna.



Source link