Pada satu titik musim ini sepertinya Dani Olmo sedang terpuruk dalam urutan kekuasaan di Barcelona.
Pemain Spanyol itu menghadapi persaingan ketat dari Fermin Lopez untuk peran gelandang serang, dan Fermin Lopez sering kali muncul sebagai opsi pilihan Hansi Flick di pertandingan-pertandingan penting.
Namun persepsi awal ini telah berubah tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Apa ceritanya?
Alih-alih menghilang, Olmo malah membangun kembali peran pentingnya dalam tim, memanfaatkan salah satu kekuatan terbesarnya: keserbagunaan.
Baik ditempatkan sebagai false nine, beroperasi di belakang striker, atau melakukan penetrasi lebih dalam untuk mendikte permainan, Olmo telah beradaptasi dengan mulus ke berbagai peran sehingga membuatnya tidak bisa dilewatkan.
Sebagai gambaran, sejak pergantian tahun ia telah bermain di semua 27 pertandingan yang tersedia untuk klub dan negara pada tahun 2026.
Terlebih lagi, penampilannya baru-baru ini semakin memperkuat posisinya di masa depan.
Melawan Atletico Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions, Olmo tampil luar biasa dan dinobatkan sebagai MVP meski Barcelona menderita kekalahan 2-1.
Faktanya, rekornya melawan Atletico cukup mengesankan: ia berada di starting line-up dalam tiga pertandingan terakhirnya dan menyumbang dua assist selama ini.
Musim solid lainnya
Dari sudut pandang statistik, musim Olmo juga sama solidnya.
Ia sudah memainkan 42 pertandingan untuk Barcelona, melampaui total musim lalu, dengan mencetak 8 gol dan 9 assist.
Meskipun jumlah golnya sedikit lebih rendah dibandingkan musim sebelumnya, faktanya ia sering ditempatkan jauh dari target dan mengambil peran yang lebih kreatif dan transisi.
Apa yang benar-benar membedakan Olmo adalah efisiensinya di sepertiga akhir lapangan, dengan hanya sedikit pemain di skuad yang menggabungkan kontrol ketatnya dengan pengambilan keputusan di bawah tekanan.
Kini, saat musim memasuki fase krusial, Olmo kembali memburu gelar.
Setelah meraih treble nasional musim lalu, ia kini berada di ambang kesuksesan lebih lanjut: Barcelona mengincar gelar juara lainnya selain Piala Super Spanyol.












