Ketika Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022, beberapa negara seperti Perancis dan Amerika Serikat datang membantu kami, terutama dengan adanya pasokan peralatan militer. Setelah empat tahun berperang, kini Ukraina bertindak sebagai pemasok senjata, dan khususnya drone. Perang di Ukraina dan Timur Tengah menunjukkan bahwa peperangan modern memang sebuah fakta perang drone. Perlombaan senjata telah menjadi perlombaan untuk inovasi dalam perangkat ringan dan bijaksana yang dapat mendatangkan malapetaka.
Pekan lalu, BFMTV melaporkan, Volodymyr Zelensky menandatangani perjanjian pertahanan dengan Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab untuk membantu mereka mengatasi hal ini serangan Iran. Harus dikatakan bahwa pertahanan Ukraina sudah terbiasa dengan ancaman ini, dan Rusia juga mengerahkan drone Shahed Iran. Menurut Sekolah Ekonomi Kiev (KSE), drone bertanggung jawab atas hal ini 80% hingga 85% serangan garis depan pada tahun 2025. Saya harus mengatakan bahwa penggunaannya menguntungkan secara finansial. Menembak jatuh drone memerlukan lebih banyak sumber daya keuangan dibandingkan mengerahkannya. Rudal yang digunakan untuk menetralisirnya memerlukan biaya beberapa ratus ribu euro, belum termasuk bahaya bagi pilot pesawat atau helikopter, dibandingkan dengan beberapa puluh ribu euro untuk sebuah drone.
Inovasi menjadi lebih mudah di Ukraina
Ukraina telah memantapkan dirinya sebagai kekuatan utama dalam peperangan drone berkat model militernya. Berbeda dengan negara lain, seperti Perancis atau Amerika Serikat, prosedur disederhanakan. Tidak perlu memvalidasi catatan yang panjang melalui hierarki sebelum melakukan standarisasi praktik di seluruh militer. Hal ini terjadi di Ukraina unit yang memilih pemasoknya dan berpindah pemasok tergantung pada kebutuhan. Menurut media spesialis DefenseOne, “prajurit menjadi otoritas untuk alokasi sumber daya.” Model yang disederhanakan ini memungkinkan inovasi yang cepat dan beragam, sehingga secara signifikan mengubah posisi Ukraina di kancah internasional hanya dalam beberapa tahun.












