Home Sports Pemain sayap La Liga mengungkapkan alasan dia menolak Barcelona musim panas lalu:...

Pemain sayap La Liga mengungkapkan alasan dia menolak Barcelona musim panas lalu: ‘Dipandu oleh hatiku’

151
0


Barcelona menjadi tuan rumah pertandingan pertama mereka di Spotify Camp Nou yang telah direnovasi melawan Athletic Club akhir pekan lalu dan pertandingan tersebut berkesan karena mereka menang dengan empat gol.

Namun, tribun penonton malam itu menghabiskan sebagian besar waktu pertandingan dengan mencemooh pemain lawan tertentu, terlebih lagi saat mereka merayakan pembukaan kembali venue tersebut setelah lebih dari dua tahun.

Pemain yang dimaksud tak lain adalah Nico Williams dan rasa ketidaksukaan terhadap sang pemain memang beralasan mengingat ia sudah hampir pindah di musim panas namun Barcelona akhirnya menolak menandatangani kontrak baru dengan Athletic Club.

Williams berbicara tentang Barcelona

Bintang Athletic Club baru-baru ini berbicara kepada SPORT tentang kegagalannya pindah ke Barcelona musim panas lalu dan mengapa dia membatalkan operasinya pada menit-menit terakhir.

“Saya selalu mengutamakan apa yang saya rasakan dan saya dibimbing oleh hati saya. Saya mengenal orang-orang saya dengan sangat baik dan di sini, di Bilbao, saya memiliki keluarga yang menjadi teman saya memberi nasihat dalam setiap langkah hidup saya.” Dia memulai, menjelaskan preferensinya terhadap kenyamanan.

Nico menolak Barcelona di musim panas. (Foto oleh Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images)

“Saya suka mendengarkan kakak saya, dia selalu memberikan nasihat yang baik untuk saya, dan sekarang bisa bermain di Liga Champions bersama adalah sebuah mimpi.” Ia menambahkan apa arti institusi keluarga baginya.

Sang pemain juga berbicara tentang bintang Barcelona dan teman dekatnya Lamine Yamal serta kualitas remaja tersebut.

“Dia punya bakat luar biasa dan menunjukkannya setiap hari, tapi dia tahu bahwa saya adalah ayahnya.” katanya sambil bercanda.

Williams kemudian membela gaya hidup Yamal, yang mendapat sorotan media sejak ia menjadi bintang.

“Semua orang menjalani hidupnya sesuai keinginannya, tapi menurut saya yang terpenting adalah bersikap profesional dan selalu memberikan yang maksimal saat bermain.”

“Bahkan di luar lapangan kami harus istirahat dan bersenang-senang, seperti orang lain. Selama ada rasa hormat dan komitmen, saya tidak melihat ada masalah dengan hal itu.” dia menambahkan.



Source link