foto Andreas Eggler
Sendirian di atas panggung, Emeric Cheseaux berbicara tentang kepergiannya dari kota kecil menuju ‘kota besar’. Melalui peniruannya, terungkaplah potret-potret lucu, mengharukan, dan sangat manusiawi dari sosok-sosok yang hidup di masa mudanya.
Penuh humor dan kebenaran, Reverence membawa kita ke hubungan keluarga paling intim di mana dua subjek yang disayangi oleh penerjemahnya bertabrakan: lingkungan pedesaan tempat ia berasal dan ‘perbedaan’-nya. Dengan peti anggur sebagai satu-satunya alat peraganya, sang aktor menggunakan bahasa asal-usulnya untuk menyelaraskan warisannya dengan identitasnya.
Sebuah kisah lokal yang mau tak mau kita mengenali diri kita sendiri.
Rasa hormat
Rancang dan mainkan Emeric Cheseaux
Kolaborasi artistik Coline Bardin • Tampilan eksterior Shannon Granger • Visi penulisan Audrey Mabillard • Desain pencahayaan Céline Ribeiro • Pengarah Mounir Benchara, Lucile Brügger • Distribusi, administrasi dan produksi Émilien Rossier
Produksi oh la la – produksi seni pertunjukan
Dengan dukungan dari Théâtre Les Halles, Sierre Théâtre St-Gervais, La Manufacture – Haute École des Arts de la Scène, Wallis, Loterie Romande, Fondation Ernst Göhner Stiftung, Swiss Wine WallisDari 12 hingga 14 Februari dan kemudian dari 17 hingga 22 Februari 2026
20.30, 16.30 Minggu
Athenee Louis-Jouvet, Paris
Musim Prémisses 2025.2026, yang didedikasikan untuk kreasi teater muda di teater dalam ruangan Christian-Bérard, didukung oleh Cercle de l’Athénée en Bouffes du Nord, dan yayasannya, bertempat di Akademi Seni Rupa.10 dan 11 Februari Teater Vanves











