Home Sports Vitor Roque merefleksikan kegagalannya di Barcelona: “Ini bukan soal uang”

Vitor Roque merefleksikan kegagalannya di Barcelona: “Ini bukan soal uang”

137
0


Ketika FC Barcelona mengontrak Vitor Roque dari Athletico Paranaense pada Januari 2024, ada kegembiraan besar seputar kedatangannya.

Bagaimanapun, striker tersebut, yang saat itu baru berusia 18 tahun, telah membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta muda terbesar di sepak bola Amerika Selatan.

Namun, kepindahan tersebut tidak berjalan sesuai rencana Roque karena ia jarang bermain untuk Barca dalam enam bulan pertama waktunya di Eropa di bawah asuhan Xavi Hernandez.

Setelah Hansi Flick mengambil alih, situasi Roque tak kunjung membaik dan ia pindah ke Real Betis dengan status pinjaman pada musim panas 2024.

Meski menunjukkan tanda-tanda awal potensinya di Sevilla, sang striker tidak menjadi starter reguler dan ketika Palmeiras tiba di musim dingin awal tahun ini, ia mengambil kesempatan untuk kembali ke Brasil.

Roque merenungkan waktunya di Eropa

Roque dipanggil ke tim nasional Brasil hari ini oleh Carlo Ancelotti sebagai hadiah atas penampilan baiknya bersama Palmeiras dan berbicara kepada media pada konferensi pers hari ini di mana ia berbicara tentang waktunya di Barcelona dan di Eropa secara umum.

“Saya segera pergi ke Eropa. Saya belajar banyak dari pengalaman saya. Demikian pula, kembali ke sepak bola Brasil bukanlah sebuah langkah mundur, justru sebaliknya.” dikenali Tigrinho.

Luar biasa di Brasil. (Foto oleh Alexandre Schneider/Getty Images)

“Terkadang Anda harus mengambil satu langkah mundur untuk mengambil dua langkah ke depan. Luiz Henrique juga merupakan buktinya, dia kembali dan memenangkan gelar bersama Botafogo. Saya berharap untuk mengikuti jalan yang sama: kembali dan memenangkan gelar.” dia menambahkan.

Roque menegaskan, kepindahannya ke Barcelona bukan karena alasan finansial melainkan karena mimpinya bermain di klub papan atas seperti Barcelona Blaugrana.

“Bukan soal uang, bukan. Saya punya sisa karir antara 10 hingga 15 tahun, Insya Allah. Ini bukan waktu yang tepat untuk memikirkannya. Tapi ketika saya pergi, tentu saja saya punya rencana karier untuk diri saya sendiri.” kata Roque.

“Setiap atlet bermimpi bermain untuk klub seperti Barcelona, ​​​​salah satu klub terbaik di dunia. Itu adalah mimpi.”

Roque kemudian melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia menginginkan kesempatan kedua untuk sukses di Eropa, sambil berkata:

“Ini juga merupakan mimpi untuk kembali ke Eropa dan beradaptasi. Insya Allah saya akan terus melakukan pekerjaan saya di Palmeiras karena itulah tujuan saya hari ini dan kedepannya saya akan kembali ke Eropa.”

Sumber: AS



Source link