Home Sports Tiga nama tenar yang pernah bermain untuk Barcelona dan Espanyol

Tiga nama tenar yang pernah bermain untuk Barcelona dan Espanyol

59
0


Sementara derby Catalan akan memeriahkan akhir pekan di Stadion RCDE, persaingan antara Barcelona dan Espanyol kembali menjadi pusat perhatian.

Meskipun emosi biasanya memuncak ketika kedua tim bertemu, sejarah menunjukkan bahwa segelintir pemain telah mengenakan kedua seragam tersebut saat menghadapi tekanan, kebanggaan, dan ekspektasi yang datang saat melintasi batas kota.

Namun, akhir pekan ini sorotan akan tertuju pada Joan Garcia, yang memiliki keberanian musim panas lalu untuk menukar jersey Espanyol dengan seragam Barcelona, ​​​​sebuah langkah yang bisa berdampak buruk pada akhir pekan ini.

Mengingat hal tersebut, mari kita lihat tiga pemain terkenal yang pernah mewakili kedua tim.

Philippe Coutinho – Berhenti sebentar sebelum pentas terbesar

Coutinho menghabiskan satu musim di Espanyol. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Sebelum Philippe Coutinho menjadi salah satu rekrutan termahal Barcelona, ​​ia pertama kali merasakan sepak bola papan atas Spanyol di Espanyol.

Pemain Brasil ini pindah ke Espanyol dari Inter dengan status pinjaman pada musim 2011/12 dan menggunakan kepindahan ini untuk beradaptasi dengan La Liga dan menemukan kembali kepercayaan dirinya.

Dia memainkan 16 pertandingan liga untuk Espanyol, menunjukkan kreativitas dan kecepatan yang kemudian menjadi ciri tahun-tahun terbaiknya.

Jangka waktu yang singkat ini terbukti penting. Penampilan Coutinho menarik perhatian di seluruh Eropa dan akhirnya membuatnya pindah ke Barcelona pada Januari 2018.

Di Barca ia memainkan lebih dari 100 pertandingan di semua kompetisi, memenangkan gelar liga dan piala, meskipun waktunya di Camp Nou tidak pernah memenuhi harapan.

Namun perjalanannya tetap menjadi contoh modern yang langka dari seorang pemain yang mewakili kedua tim dalam derby Catalan.

Jordi Cruyff – Memiliki nama terkenal di seluruh kota

Jordi Cruyff sedang berada di fase akhir karirnya di Espanyol. (Kredit gambar: Shaun Botterill/Allsport)

Kepindahan Jordi Cruyff antara Barcelona dan Espanyol membawa bobot yang unik.

Sebagai anak dari Johan Cruyff, tahun-tahunnya di Barcelona selalu menjadi sorotan.

Jordi memainkan sekitar 54 pertandingan resmi untuk Barcelona antara tahun 1994 dan 1996, terutama bertindak sebagai gelandang serang atau striker.

Setelah beberapa tahun di Manchester United dan kemudian Celta Vigo, dia pindah ke Espanyol pada tahun 2003.

Di sana Jordi menemukan stabilitas dan kontinuitas dan menjadi sosok kunci dalam satu-satunya musim ia berada di sana.

Dia kemudian memainkan 30 pertandingan untuk Espanyol, mencetak tiga gol.

Kepindahannya menunjukkan bahwa, meski memiliki ikatan keluarga yang dekat dengan Barcelona, ​​jalur karier bisa berubah secara tidak terduga.

Ivan de la Pena – Dari janji menjadi ikon

Ivan de la Pena menjadi starter di La Masia. (Kredit gambar: Foto Firo/ALLSPORT)

Kisah Ivan de la Pena mungkin yang paling simbolis.

Produk La Masia, ia pernah dianggap sebagai talenta lini tengah hebat Barcelona berikutnya.

Dia memainkan sekitar 100 pertandingan untuk Barcelona antara tahun 1995 dan 1998, namun konsistensi dan peluang sulit didapat di era klub yang penuh gejolak.

Warisannya benar-benar dibangun di Espanyol. De la Pena bergabung dengan mereka pada awal tahun 2000an dan menjadi jantung tim.

Selama masa jabatannya, yang berlangsung sembilan musim, ia membuat lebih dari 200 penampilan dan meraih status kapten dan pahlawan kultus.

Bagi sebagian besar penggemar Espanyol, ia tetap menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam mereka, sebuah kasus yang jarang terjadi dimana mantan pemain Barcelona menjadi ikon derby.



Source link