Perusahaan Perancis Texelis Defense dan pabrikan Finlandia Scata telah bekerja sama untuk merancang kendaraan militer baru, yang seluruhnya diproduksi di Finlandia, yang ditujukan khususnya untuk pertempuran anti-drone dan pertahanan udara.
Kendaraan perantara baru: MK1
Kendaraan seberat 18 ton yang diberi nama MK1 ini dikembangkan dalam waktu kurang dari setahun. Perusahaan ini menanggapi kesenjangan di pasar Eropa dengan memposisikan dirinya di antara kendaraan ringan dan model yang lebih berat, sehingga melengkapi penawaran yang ada di Finlandia.
MK1 dirancang sebagai kendaraan multi-peran yang mampu melakukan berbagai misi mulai dari pengintaian hingga transportasi pasukan, sekaligus mengintegrasikan kemampuan pertahanan anti-drone dan pertahanan udara jarak pendek.
Kemampuan anti-drone sedang dikembangkan
Sistem persenjataannya belum diselesaikan, namun para perancang sedang mempertimbangkan penggunaan drone pencegat yang dapat diluncurkan langsung dari kendaraan untuk menetralisir ancaman musuh.
Pengembangan MK1 didasarkan pada pembelajaran dari perang di Ukraina, khususnya kerentanan kendaraan terhadap serangan drone, yang menyebabkan penguatan bagian atas lapis baja.
Solusi yang ada saat ini masih belum sempurna
Di lapangan, pasukan Ukraina sering menggunakan cara sederhana seperti kandang atau pagar logam untuk melindungi diri mereka. Perangkat ini memungkinkan bahan peledak drone diaktifkan sebelum waktunya.













