Iran mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka sedang mencari tentara Amerika yang meninggalkan posisi mereka setelah serangan rudal dan drone di beberapa pangkalan Amerika di Teluk.

Menurut juru bicara markas pusat Nabi Muhammad SAW, para prajurit berlindung di luar instalasi sasaran. “Semua pangkalan AS di wilayah tersebut telah dihancurkan,” katanya dalam video yang disiarkan oleh kantor berita Tasnim, menyebutkan bahwa komandan dan tentara AS sedang melarikan diri.
Konflik yang sudah memasuki hari ke-26 ini masih sangat mencekam. Rencana perdamaian 15 poin yang diusulkan Donald Trump kepada Teheran telah ditolak oleh Iran. Washington kini mengancam akan ‘melepaskan neraka’, sementara ISIS mengatakan mereka ingin melanjutkan konflik.
Barang serupa












