Livret A adalah produk tabungan favorit orang Perancis. Pada tahun 2024, 83% dari mereka memiliki Livret A, meskipun tarifnya menurun. Meskipun trennya meningkat sejak tahun 2021, angka ini meningkat dari 3% menjadi 2,4% pada tanggal 1 Februari 2025 dan kemudian menjadi 2,4% pada tanggal 1 Februari 2025. 1,7% pada 1 Agustus pada tahun yang sama. Penurunan drastis diperkirakan akan terus berlanjut 1,4%, menurut perkiraan Le Parisien. Namun untuk memastikannya, kita harus menunggu hingga Kamis, 15 Januari, tanggal dimana Banque de France akan mengkomunikasikan usulannya kepada Kementerian Ekonomi dan Keuangan.
François Villeroy de Galhau, gubernur Banque de France, juga menjelaskan hal ini pada set BFM RMC “Suku bunga Livret A bisa turun sedikit, tetapi akan tetap jauh lebih tinggi daripada inflasi”yang saat ini berjumlah 0,8%. Artinya, masyarakat Prancis yang memiliki Livret A tidak boleh kehilangan daya belinya dengan menginvestasikan tabungannya di dalamnya. Misalnya, hal ini tidak terjadi pada tahun 2022 dan 2023, ketika inflasi melebihi 6%, namun tarif Livret A dibatasi sebesar 3%.
“Tarif Livret A harus tetap jauh lebih tinggi daripada inflasi,” kata François Villeroy de Galhau, Gubernur Banque de France pic.twitter.com/j8vuEAklvc
— Bisnis BFM (@bfmbusiness) 14 Januari 2026
Bagaimana dengan rekening tabungan populer?
Gubernur Bank of France, sebaliknya, meyakinkan bahwa “akan ada keuntungan yang lebih jelas” untuk rekening tabungan populer. Tarif hari ini adalah 2,7%sama dengan rata-rata inflasi tahunan selama enam bulan terakhir. Tapi tarif buku tabungan ini pasti seperti itu 0,5 poin lebih tinggi dibandingkan buklet A. Jika kita mendasarkan diri pada perkiraan Le Parisien, setidaknya akan mencapai 1,9%. Sebagai pengingat, ada batasan pendapatan untuk memenuhi syarat pembukaan rekening tabungan populer.











