Di sekitar Gedung Cardo, tempat Sciences Po Strasbourg bertempat, ketenangan bisa terasa menipu. Minggu pagi ini, beberapa jam sebelum unjuk rasa untuk menghormati aktivis nasionalis Quentin Deranque, petugas kota menghapus tanda anti-fasis yang muncul pada malam hari.
Menurut informasi kami, dua orang berpakaian hitam menulis beberapa slogan sekitar jam 2 pagi, terutama ditujukan kepada polisi, sayap kanan ekstrim dan Quentin Deranque. Di antara prasasti tersebut adalah: “Stras antifa”, “Free Pal”, “kematian bagi FAF”, “bunuh seorang Nazi”,…
Apakah ini merupakan tindakan tersendiri atau merupakan sinyal yang dikirimkan sebelum pertemuan? Polisi akan ekstra waspada sore ini untuk mencegah terjadinya ekses.











