Home Sports Suporter Inggris melayangkan peringatan hak asasi manusia jelang Piala Dunia 2026 di...

Suporter Inggris melayangkan peringatan hak asasi manusia jelang Piala Dunia 2026 di AS | Sepak Bola | olahraga

22
0


Donald Trump dan Gianni Infantino saat pengundian Piala Dunia. (Gambar: Getty)

Penggemar sepak bola yang datang ke Piala Dunia 2026 telah diperingatkan oleh Amnesty International bahwa kompetisi tersebut mungkin tidak memberikan turnamen yang “aman, gratis, dan inklusif” seperti yang dijanjikan sebelumnya. Situasi di Amerika Serikat menjadi semakin tidak stabil ketika Presiden AS Donald Trump memerintahkan kampanye deportasi secara agresif yang telah menyebabkan ketegangan antara Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) dan warga negaranya.

Selain itu, meningkatnya ketegangan antara AS, Israel, dan Iran juga menimbulkan keraguan terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut, terutama karena Iran diperkirakan akan menarik diri dari kompetisi tersebut. Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah tiga perempat Olimpiade, berada dalam “darurat hak asasi manusia,” menurut Amnesty, karena deportasi massal sering kali ditanggapi dengan protes keras dari masyarakat.

Selain itu, ada juga laporan pada bulan Desember bahwa warga Inggris yang ikut serta dalam kompetisi ini harus membuktikan sejarah media sosial mereka selama lima tahun sebelum mereka dapat memasuki AS, yang dapat mengakibatkan banyak orang ditolak masuk ke AS. Mengingat iklim politik di AS dan seluruh dunia, Steve Cockburn, direktur keadilan ekonomi dan sosial, memperingatkan para pendukungnya bahwa suasananya mungkin tidak begitu bersahabat.

Dia mengatakan kepada Reuters: “Turnamen ini membawa risiko yang sangat besar. Ini tidak terasa seperti Piala Dunia yang aman, bebas dan setara serta Piala Dunia inklusif yang dijanjikan delapan tahun lalu ketika diberikan, tapi bisa juga terasa sangat berbeda dibandingkan 18 bulan lalu. Ini adalah saat yang sangat meresahkan di AS, yang tentunya akan berdampak pada para penggemar yang ingin ambil bagian dalam perayaan Piala Dunia.”

Ia juga menambahkan, “Kami tidak mengatakan jangan pergi. Kami tidak mengatakan jangan menikmatinya. Saya sangat berharap para penggemar pergi dan menikmatinya. Tapi ini tentang mengetahui kenyataan dan membuat penilaian.”

OLAHRAGA EKSPRES DI FB! Dapatkan berita olahraga terbaik dan banyak lagi di halaman Facebook kami

Pengundian Piala Dunia

Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia musim panas ini. (Gambar: Getty)

Amnesty mengklaim lebih dari 500.000 orang dideportasi dari AS tahun lalu. Banyak dari deportasi tersebut dilakukan oleh agen ICE, yang sering terlihat keluar dari kendaraan tak bertanda dengan mengenakan masker sebelum memasukkan orang ke kursi belakang mobil mereka.

Amnesty juga memperingatkan FIFA bahwa kejadian serupa yang menyebabkan kerusuhan luas di Amerika Serikat bisa meluas ke perayaan Piala Dunia. Mengenai potensi kehadiran agen ICE di sekitar kompetisi, Cockburn menambahkan: “Kami memerlukan jaminan yang jelas bahwa tidak akan ada kehadiran ICE di sekitar lokasi sehingga masyarakat dapat berpartisipasi tanpa takut ditangkap atau dideportasi secara sewenang-wenang.”

Amnesty juga menyatakan kemarahannya karena pemerintah AS telah memberlakukan larangan perjalanan terhadap pendukungnya dari Senegal, Pantai Gading, Haiti dan Iran dan menyerukan agar larangan tersebut dicabut. Amnesty juga mengkritik kedua tuan rumah, Meksiko dan Kanada, karena pemerintah Meksiko memiliki catatan panjang pelanggaran hak asasi manusia terkait operasi militer, termasuk penyiksaan dan penghilangan paksa.

Warga juga memprotes gentrifikasi, kekurangan air, dan penggusuran perumahan yang terjadi akibat persiapan Piala Dunia, sementara Kanada dituduh memperburuk kondisi populasi tuna wisma di Vancouver dan Toronto.

Seorang juru bicara Kantor Menteri Keamanan Publik mengatakan: “Kami menangani masalah ini dengan serius dan terus bekerja secara aktif dengan semua tingkat pemerintahan, penegak hukum, dan organisasi masyarakat untuk memastikan turnamen ini aman, adil, dan ramah bagi semua.”

Seorang juru bicara Gedung Putih juga mengatakan: “Acara ini akan memberikan dampak ekonomi miliaran dolar dan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja di seluruh negara kita. Presiden Washington fokus untuk menjadikan Piala Dunia ini yang terbesar sambil memastikan ini adalah yang paling aman dan terjamin dalam sejarah.”



Source link