Kemenangan Barcelona di derby Catalan membawa lebih dari sekedar tiga poin. Ini mungkin juga menandai titik balik masa depan internasional Joan Garcia.
Setelah penampilan heroiknya melawan Espanyol di lingkungan yang sangat tidak bersahabat, SPORT melaporkan bahwa Barca Sang kiper kini masuk dalam radar Spanyol jelang jeda internasional Maret.
Spanyol tidak kekurangan penjaga gawang terbaik dan pelatih kepala Luis de la Fuente telah mempertahankan hierarki yang jelas sejauh ini.
Unai Simon saat ini berada di urutan teratas, dengan David Raya dan Alex Remiro melengkapi trio yang memberikan keseimbangan dan kesinambungan di La Roja.
Hingga saat ini, Joan Garcia masih berada di luar lingkaran ini. Namun, penampilannya baru-baru ini memaksanya untuk berpikir ulang.
Menurut sumber di atas, De la Fuente akan menyaksikan dengan cermat semifinal Piala Super Spanyol antara Barcelona dan Athletic Club, sebuah pertandingan yang bisa menjadi krusial dalam menentukan daftar skuad selanjutnya.
Perlunya perdebatan yang sehat
Secara internal, terdapat perdebatan yang berkembang di dalam RFEF. Mereka yang memiliki akses terhadap saluran pengambilan keputusan menduga bahwa De la Fuente ragu-ragu untuk mengganggu keseimbangan yang ada dalam kelompok penjaga gawang.
Di saat yang sama, muncul kesadaran bahwa terus mengabaikan Garcia pada akhirnya bisa merugikan sang pelatih itu sendiri.
Ide tersebut mulai terbentuk karena Garcia diperkirakan akan dipanggil untuk pertama kalinya di jendela internasional berikutnya saat Spanyol menghadapi Argentina di finalissima pada 27 Maret 2026.
Kecuali ada perubahan di menit-menit terakhir yang tidak ada hubungannya dengan performa olahraga, kiper Barcelona itu diperkirakan akan tetap dipertahankan.
Pertanyaannya bukan lagi apakah ia pantas menjadi salah satu dari tiga kiper pilihan Spanyol.
Sebaliknya, perdebatan beralih ke apakah dia sudah menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di dunia sepakbola.
Dengan setiap penampilan percaya diri, Garcia terus memperkuat posisi Barcelona dan kini semakin Spanyol.
Kebangkitannya tampaknya bukan sebuah kemungkinan, melainkan sebuah keniscayaan.











