ANN ARBOR, Mich. – Perekrut bola basket Universitas Michigan, Marcus Moller, telah didiagnosis menderita kanker dan menunda karier bermainnya.
Berdasarkan siaran pers tertanggal Jumat, 23 Januari 2026, pemuda asal Denmark berusia 19 tahun itu didiagnosis mengidap kanker testis.
Wolverines bergabung dengan tim Moller dalam pengumuman tersebut, klub Spanyol Baloncesto Unicaja Alhaurín de la Torre.
Diagnosis tersebut memaksanya untuk menghentikan sementara karir bola basketnya, menurut siaran pers.
Moller saat ini berada di Denmark untuk menerima perawatan medis.
“Saat ini, kesehatan dan kesejahteraannya adalah prioritas mutlak, oleh karena itu baik pemain maupun klub sepakat untuk memfokuskan segala upaya pada pemulihannya selama diperlukan,” demikian bunyi siaran pers tersebut.
Program bola basket Michigan merilis pernyataan berikut:
Kami ingin Marcus tahu bahwa dia tidak akan menghadapi ini sendirian karena begitu banyak orang yang memikirkannya dan memberinya kekuatan setiap hari.
Saat dia fokus pada kesehatan dan pemulihannya, kami sangat bersemangat untuk memiliki Marcus bersama kami di Ann Arbor musim panas ini dan sangat bersemangat tentang masa depannya sebagai Wolverine.
-Keluarga bola basket Michigan
Bola basket putra Michigan
Moller, center setinggi 7 kaki 3 inci di kelas perekrutan tahun 2026, berkomitmen ke Michigan pada 8 Juli 2025.
Dia resmi menandatangani kontrak dengan Wolverines pada 14 November 2025.
Hak Cipta 2026 oleh WDIV ClickOnDetroit – Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.











