Penemuan mengerikan, Jumat, di desa kecil Sainte-Livrade, dekat Toulouse, di Haute-Garonne. Seekor rubah mati ditemukan di depan balai kota, lapor polisi La Dépêche du Midi. Jenazah yang ditinggalkan semalaman di depan kotak surat itu dikemas dalam kotak karton.
Petugas kotalah yang pertama kali tiba di tempat kejadian dan memberi tahu polisi. “Hal ini membawa saya kembali ke masa-masa kelam, pada tahun 2023, tak lama setelah saya terpilih dan menjabat. Saya berkata pada diri sendiri, ‘kita mulai lagi,’ kata Marie Barrère, walikota desa berpenduduk sekitar 250 jiwa ini. Fakta serupa dilaporkan dua tahun lalu di kota yang sama. Selama ketidakhadirannya, seekor rubah mati masih bersembunyi di garasi orang terpilih.
Mengajukan keluhan
Walikota Sainte-Livrade telah mengajukan keluhan. Menurutnya, ini adalah pria baruœIntimidasi dilakukan menjelang pemilu kota tahun 2026. Investigasi telah dibuka.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Cevipof dan Asosiasi Walikota Perancis (AMF), yang diterbitkan Juni lalu, menemukan bahwa pengunduran diri walikota menjadi hal yang paling penting dibandingkan pada masa mandat terakhir ini. Antara Juli 2020 dan Maret 2025, Kementerian Dalam Negeri mendaftarkan 2.189 wali kota yang mengundurkan diri, jumlah ini meningkat tiga kali lipat dalam tiga masa jabatan. Namun studi tersebut menjelaskan bahwa serangan terhadap pejabat terpilih hanya mempunyai peran kecil dalam fenomena ini.
>> Baca artikel oleh La Dépêche du Midi.











