Sumber daya darurat yang sangat besar dikerahkan pada Jumat malam ini untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di kotamadya Voivres.
Saat itu sekitar pukul 18.30. bahwa petugas pemadam kebakaran diberitahu tentang kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan di hutan, di sisi Ru Migaille. Bangunan yang dimaksud berukuran kurang lebih 500 m2 itu terbagi menjadi dua bagian. Sepertiga dari bangunan tersebut merupakan tempat pembuatan bir mikro yang disebut “La Clandestine”, sedangkan dua pertiga lainnya dianggap sebagai bangunan kota.
Sesampainya di lokasi, petugas pemadam kebakaran melihat bahwa bangunan tersebut, yang sebagian besar terdiri dari struktur logam, telah dilalap api seluruhnya. Sebagian atap sudah runtuh ketika mereka tiba.
Hampir 50 petugas pemadam kebakaran dikerahkan
Mengingat situasi tersebut, sejumlah besar mesin kemudian dikerahkan untuk mencegah kemungkinan penyebaran ke vegetasi yang sangat lebat di sekitar daerah terpencil ini. Untuk mengoordinasikan pengerahan layanan darurat dengan lebih baik, sebuah pos komando bahkan didirikan beberapa meter jauhnya.
Jadi empat tombak dikerahkan, dan tombak kelima ditambahkan pada sebuah tangga. Sedangkan pasokan air sebagian besar berasal dari kolam Lallemand yang terletak hampir 500 meter dari lokasi bencana.
Di bawah komando pemimpin kolom Komandan David Bonnard, hampir lima puluh petugas pemadam kebakaran memadamkan api sepanjang sore hari. Api dapat dikendalikan sekitar pukul 20.00. Untungnya, tidak ada orang yang terluka.
Di lokasi kami dapat melihat kehadiran Michel Fournier, Delegasi Menteri Urusan Pedesaan dan Walikota kota tersebut. Nicolas Gaillard, sub-prefek yang bertugas, juga melakukan perjalanan ke Les Voivres.
Turut dikerahkan untuk acara tersebut, para prajurit komunitas Brigade Xertiny melakukan observasi pertama. Investigasi perlu dilakukan untuk menentukan keadaan insiden tersebut.



