Home Sports Saksikan: Reaksi marah presiden Barcelona terhadap serangan horor terhadap Lamine Yamal

Saksikan: Reaksi marah presiden Barcelona terhadap serangan horor terhadap Lamine Yamal

67
0


Titik balik laga Villarreal kontra Barcelona terjadi jelang turun minum, sebuah insiden yang langsung mengubah mood di La Ceramica.

Pada menit ke-39, bek Villarreal Renato Veiga langsung dikeluarkan dari lapangan setelah melakukan pelanggaran sembrono dan berbahaya terhadap Lamine Yamal.

Pelanggaran tersebut menyisakan sedikit ruang untuk interpretasi. Veiga melemparkan dirinya ke depan dengan kedua kakinya dan jatuh ke punggung Yamal, menimbulkan risiko cedera yang serius.

Pemain muda Barcelona itu langsung terjatuh, sehingga staf medis bergegas masuk ke lapangan.

Untuk beberapa saat yang menegangkan, kekhawatiran menyebar di bangku cadangan Blaugrana, dengan kekhawatiran bahwa ancaman serangan krusial mereka mungkin digagalkan.

Laporta yang marah bereaksi

Saat Yamal dirawat, para penghuni rumah bereaksi dengan rasa tidak percaya dan marah.

Para pemain dan staf Villarreal mengepung wasit, memprotes keputusan tersebut dan berpendapat bahwa hukuman tersebut berlebihan.

Namun, gambar di layar stadion menceritakan cerita yang berbeda dan dengan jelas menunjukkan bahaya yang ada dalam tantangan tersebut. Setelah istirahat sejenak, permainan dilanjutkan dengan Villarreal dikurangi menjadi sepuluh orang.

Kamera segera beralih ke tribun dan menangkap reaksi Joan Laporta, yang duduk di kotak direktur bersama dengan eksekutif Barcelona lainnya.

Presiden klub mengungkapkan perasaannya dengan memberi isyarat berulang kali saat menonton tayangan ulang dan bertukar komentar yang bersemangat dengan Rafa Yuste.

Bahasa tubuhnya mencerminkan rasa frustrasi atas tantangan tersebut dan rasa lega karena wasit telah mengambil tindakan tegas.

Beruntung bagi Barcelona, ​​kemungkinan terburuk bisa dihindari. Setelah perawatan, Yamal dapat melanjutkan, yang membuat Hansi Flick dan staf pelatihnya lega.

Setelah keunggulan numerik diamankan, Barca secara bertahap mengambil kendali permainan dan menggerakkan bola dengan lebih sabar dan berwibawa.

Babak kedua jelas berada di bawah keunggulan Barcelona. Villarreal bertahan dalam dan mencoba membatasi kerusakan, namun tim tamu tetap tenang dan tenang.

Tepatnya, Jamal sendirilah yang memberikan momen menentukan tersebut. Pemain sayap itu menyelesaikan langkah cerdas untuk memperbesar keunggulan Barcelona, ​​mengubah malam kekhawatiran menjadi malam perayaan.





Source link