Home Sports Ruang ganti Barcelona terluka tetapi ingin memancing reaksi – lapor

Ruang ganti Barcelona terluka tetapi ingin memancing reaksi – lapor

52
0


Ini bukan minggu yang mudah bagi FC Barcelona. Setelah kemenangan mereka kembali ke Spotify Camp Nou, tim Chelsea dihadapkan pada kenyataan yang nyata ketika mereka dikalahkan 3-0 di Stamford Bridge dalam Liga Champions UEFA.

Performa seluruh tim meninggalkan banyak hal yang diinginkan malam itu di London. Dan meski tim Catalan mampu bangkit kembali dengan kemenangan 3-1 atas Alaves di La Liga pada hari Sabtu, performanya sekali lagi tidak maksimal.

Faktanya, tim Catalan mendapat tekanan dari Alaves sejak awal, tim tamu mencetak gol di awal pertandingan dan hanya penampilan brilian Joan Garcia di bawah mistar gawang yang menggagalkan mereka menyamakan kedudukan.

Ruang ganti Barcelona memahami perlunya peningkatan

Menurut SPORT, tim Barcelona kini menjadi yang pertama mengakui bahwa mereka tidak memainkan permainan bagus melawan Alaves, meski di saat yang sama para pemain yakin akan kembali ke level biasanya.

“Kami akan meningkatkan” adalah kalimat yang paling sering diulang setelah pertandingan Barcelona melawan Alaves.

Hal serupa diungkapkan Hansi Flick yang diyakini merasa kelelahan sendiri usai perbincangannya dengan Raphinha. Tapi hal itu tidak menutupi kekhawatiran manajer dan pemain, karena performa tim masih jauh dari level musim lalu.

Suasana di ruang ganti positif namun sedikit tertekan dan semua orang sadar bahwa pertandingan tidak berjalan sebaik musim sebelumnya.

Barcelona jauh dari performa terbaiknya. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Pada akhirnya, Barcelona bertahan di kandang melawan Alaves, yang merupakan pertanda buruk, meskipun hasil positifnya adalah tim memberikan perlawanan dan Dani Olmo mampu memastikan kemenangan yang melegakan semua orang.

Melihat situasi tersebut, tim menutup barisan untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri. Para pemain yang cedera seperti Fermin Lopez dan Gavi masuk ke lapangan pada babak pertama dan di akhir pertandingan untuk menyemangati rekan satu timnya.

Pengalaman Raphinha dan antusiasme Joan Garcia menjadi pilar tim yang kehilangan kepribadian dan pemimpin karismatik dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan cederanya kapten pertama Marc-Andre ter Stegen, Raphinha menjalankan misinya untuk membawa tim maju baik di lapangan maupun di ruang ganti.

Apa selanjutnya untuk Barcelona?

Pada hari Selasa, Barcelona akan menghadapi Atletico Madrid di Spotify Camp Nou dan pada hari Sabtu tim akan bertandang ke Estadio La Cartuja untuk bermain melawan Real Betis.

Tidak ada margin untuk kesalahan di Liga Champions ketika mereka menghadapi Eintracht Frankfurt di kandang sendiri pada 9 Desember.

Jika tes ini berhasil dilewati, dorongan kolektif ke ruang ganti bisa sangat besar.



Source link