Home Politic Reichshoffen. Seorang penduduk kota menawarkan lukisan untuk mengenang para korban Crans-Montana

Reichshoffen. Seorang penduduk kota menawarkan lukisan untuk mengenang para korban Crans-Montana

4
0


Sangat terkena dampak kebakaran yang terjadi di Crans-Montana (Swiss) pada tanggal 1eh Pada bulan Januari 2026 dan memakan korban jiwa 41 orang, termasuk banyak anak muda, Mahir Akkaya, seorang penduduk Reichshoffen, mengumumkan pada bulan Januari bahwa ia ingin menyumbangkan sebuah karya keagamaan untuk mengenang almarhum. Pada hari Selasa, 3 Februari, ditemani putranya Ibrahim dan Yusuf, ia pergi ke resor ski Swiss untuk mempersembahkan lukisan mosaik tersebut kepada Pastor Alexandre Barras. Yesus membawa Hati Kudus oleh seniman Turki Bahattin Saygi.

Diberkati oleh Paus Fransiskus saat kunjungan Mahir Akkaya ke Vatikan pada tahun 2023, karya yang melambangkan kontemplasi dan kenangan ini akan dipamerkan di pintu masuk Kapel Saint-Christophe, Place du Scandia di Crans-Montana. “Mosaik ini merupakan penghormatan kepada mereka yang telah hilang. Kenangan mereka akan tetap ada di hati kami,” kata Mahir. Pastor Alexandre Barras sangat tersentuh dan menyambut baik tindakan ini: “Menerima karya ini adalah suatu kehormatan dan kesaksian solidaritas yang berharga. Karya ini mendapat tempatnya di sini dan akan memungkinkan setiap orang untuk mengenang para korban.”

Serangkaian donasi

Pengacara yang mewakili para korban, Sébastien Fanti, bertemu Mahir dan anak-anaknya untuk berdiskusi dengan mereka tentang makna simbolis dari sumbangan dan dukungan bagi keluarga yang terkena dampak tragedi ini. Ia berjanji akan menyampaikan kesaksian kemurahan hatinya kepada orang tua korban.

Sikap kemurahan hati ini merupakan bagian dari rangkaian sumbangan Mahir Akkaya ke berbagai tempat suci keagamaan (Mont Sainte-Odile, Santiago de Compostela, Fatima di Portugal, Lourdes, dll.) dan kepada Paus Fransiskus. Persembahan ini juga memenuhi janji putra seniman, Bahattin Saygi, kepada ayahnya bahwa jika ia menjual karyanya, pembeli akan menempatkannya di tempat yang bisa dinikmati para peziarah. Inilah yang diperjuangkan Mahir Akkaya, yang membeli sekitar empat puluh lukisan dari ahli mosaik di Türkiye.



Source link