Home Sports Presiden Barcelona bereaksi terhadap kontroversi VAR setelah kekalahan Atlético Madrid: ‘Memalukan’

Presiden Barcelona bereaksi terhadap kontroversi VAR setelah kekalahan Atlético Madrid: ‘Memalukan’

5
0


Kekalahan memalukan Barcelona dari Atlético Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey meninggalkan lebih dari sekedar luka olahraga.

Suasana hati klub juga diwarnai dengan rasa frustrasi yang mendalam atas keputusan VAR yang menganulir gol Pau Cubarsi, momen yang diyakini banyak orang di ruang ganti bisa mengubah ritme permainan.

Penjabat presiden Rafa Yuste berbicara setelah pertandingan dan menjelaskan bahwa kemarahan para penggemar juga dirasakan di tingkat dewan.

Perasaan bersama di Barcelona

Oleh karena itu, Yuste tidak merahasiakan kekecewaannya terhadap cara menangani situasi tersebut, terutama penundaan yang lama sebelum putusan akhir.

Yuste secara langsung merujuk pada keputusan kontroversial tersebut, dengan mengatakan: “Saya ingin menyebutnya memalukan.”

Dia mengeluh tentang hal itu “tunggu delapan menit untuk mengambil keputusan” dan diakhiri dengan pengumuman “Sebagai presiden, saya ingin mengatakan bahwa kami tidak akan membiarkan hal ini terjadi dan menuntut penjelasan.

“Menunggu delapan menit untuk melihat apa yang terjadi pada sebuah pertandingan tidak bisa diterima.” ujarnya seperti dikutip Mundo Deportivo.

Tidak ada seorang pun di Barcelona yang bahagia. (Foto oleh Angel Martinez/Getty Images)

Ucapannya tentu mencerminkan suasana kolektif di ruang ganti, di mana banyak yang bingung dengan lamanya pertemuan dan kurang jelasnya komunikasi selama proses berlangsung.

Keputusan tersebut menjadi salah satu pokok pembicaraan terbesar malam itu dan bahkan menutupi hasilnya.

Meski frustrasi, Yuste berusaha fokus pada leg kedua.

Barcelona menghadapi tugas berat setelah kekalahan 4-0, namun presiden saat ini yakin atmosfer di rumah masih bisa memainkan peran penting.

Berbicara tentang leg kedua, dia berkata: “Kami mendapat pukulan keras.

“Harapan dan semangat untuk memenuhi stadion di leg kedua dan memberikan dorongan moral kepada tim dan mengapa tidak berpikir bahwa kami bisa kembali” katanya.



Source link