Home Politic Ponsel dan jejaring sosial: Emmanuel Macron ingin memperketat aturan bagi remaja

Ponsel dan jejaring sosial: Emmanuel Macron ingin memperketat aturan bagi remaja

52
0



Selama percakapan dengan pembaca Ouest-France, Emmanuel Macron meyakinkan pada hari Rabu, 10 Desember di Saint-Malo bahwa dia melarang penggunaannya jejaring sosial di kalangan remajamenurut surat kabar. Presiden menjelaskan ingin menerapkan hal tersebut larangan ini bagi remaja di bawah usia “15 atau 16 tahun»untuk “mengirim pesan“Menurut keterangannya, platform sosial akan segera diminta untuk memverifikasi usia penggunanya, terima kasih pada RUU yang akan diperkenalkan pada bulan Januari.

Presiden juga mengumumkan keinginannya untuk melakukan ekspansi larangan ponsel ke sekolah menengah mulai September 2026, padahal hal ini sudah diterapkan di universitas. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka kunjungannya ke Perancis yang telah berlangsung selama beberapa minggu, dimana isu penggunaan jejaring sosial dan internet oleh generasi muda kerap diangkat dalam pertanyaan para peserta.

Model Australia menjadi sorotan

Inisiatif baru Emmanuel Macron ini jelas terinspirasi sebuah ide yang implementasinya sedang berlangsung di Australia. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan larangan jejaring sosial pada Rabu, 10 Desember di bawah usia 16 tahun di negara tersebutuntuk melindungi generasi muda dari pelecehan online, dan algoritme yang dapat membuat mereka terpapar konten kekerasan atau seksual terlalu dini.

Di Australia, pemerintah sudah memberlakukan kewajiban pada Facebook, Instagram, Tik Tok, YouTube, Snapchat, Reddit, tetapi juga pada platform streaming Kick dan Twitch, atau bahkan pada Threads dan untuk memblokir kemampuan membuat akun bagi semua anak di bawah umur 16 tahun.



Source link