Pada hari Senin, 17 November, ketika delegasi Menteri Pertambangan Kongo sedang melakukan perjalanan ke Kolwezi, menyusul runtuhnya tambang kobalt yang menewaskan sedikitnya 32 orang di Kongo, pesawat mereka jatuh saat mendarat. Pesawat hancur dilalap api, namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.











