Home Sports Permutasi dan kombinasi agar Barcelona finis di delapan besar Liga Champions

Permutasi dan kombinasi agar Barcelona finis di delapan besar Liga Champions

114
0


Malam ini Barcelona memiliki pertandingan penting melawan Chelsea di Liga Champions UEFA.

Setelah gagal di laga terakhirnya melawan Olympiacos, Barcelona mendapati diri mereka berada dalam situasi sulit saat berusaha menembus delapan besar, yang tampaknya sulit saat ini.

Faktanya, hasil pertandingan melawan Chelsea bisa menentukan apakah tim Catalan mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar Liga Champions atau terdegradasi ke babak playoff yang berbahaya.

Bagaimana Barcelona bisa masuk delapan besar?

Tak perlu dikatakan, kemenangan malam ini adalah hal terpenting bagi Barcelona jika ingin menjaga asa finis di delapan besar.

Mengamankan tiga poin di London Barat tidak hanya akan menutup kesenjangan dengan Elite Eight tetapi juga membuka awal yang baik bagi tim.

Setelah pertandingan ini, jadwal akan dilonggarkan secara signifikan, dengan pertandingan melawan Eintracht Frankfurt (peringkat ke-23), Slavia Prague (ke-30) dan Kopenhagen (ke-33) – dua di antaranya akan dimainkan di Camp Nou.

Barcelona harus menang melawan Chelsea di Stamford Bridge. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Jika Barca bisa mengalahkan Chelsea, mereka mungkin hanya perlu menahan servis melawan lawan yang lebih lemah untuk mencapai angka ajaib 19 poin, sebuah penghitungan yang biasanya menjamin tempat di papan atas.

Penting juga untuk dicatat bahwa pekan pertandingan ini menyaksikan beberapa rival langsung Barcelona bersaing satu sama lain dan dengan demikian saling mencopot poin.

Bayern Munich bermain melawan Arsenal sementara Inter Milan bermain melawan Atlético Madrid. Liverpool, sementara itu, menghadapi PSG yang berada di posisi kelima.

Setidaknya tiga di antaranya dijamin kehilangan poin sehingga memudahkan Barcelona menembus delapan besar.

Namun, pada saat yang sama, kesalahan yang terjadi di London membuat perhitungan menjadi sangat rumit. Kekalahan akan meninggalkan Barcelona di zona playoff, berpotensi menghadapi tim seperti Borussia Dortmund, Tottenham dan Atlético Madrid.



Source link