Pemerintahan Donald Trump pada Rabu, 11 Maret 2026, meminta Mahkamah Agung Amerika Serikat untuk mengakhiri perlindungan deportasi yang diberikan kepada ratusan ribu warga Haiti yang mendapat manfaat dari Status Perlindungan Sementara (TPS), lapor Miami Herald.

Dalam petisi darurat kepada pengadilan tertinggi negara tersebut, Jaksa Agung D. John Sauer berpendapat bahwa pengadilan yang lebih rendah telah melampaui yurisdiksinya dalam menegakkan perlindungan ini. Menurut dia, putusan pengadilan tersebut mencakup wilayah yurisdiksi luas lembaga eksekutif di bidang keimigrasian.
“Pengadilan yang lebih rendah sekali lagi berupaya menghalangi inisiatif kebijakan cabang eksekutif yang besar, sehingga merugikan kepentingan nasional dan hubungan luar negeri,” tulisnya dalam mosi tersebut.
Langkah ini dilakukan setelah dua pengadilan tingkat rendah menolak mengizinkan pemerintahan Trump untuk mengakhiri status perlindungan sementara yang diberikan kepada warga negara Haiti yang semula akan berakhir pada tanggal 3 Februari 2026. Keputusan pengadilan ini untuk sementara mempertahankan perlindungan yang dinikmati oleh lebih dari 300.000 warga Haiti di Amerika Serikat.
Dalam permohonannya, D. John Sauer menyebutkan bahwa ini adalah keempat kalinya pemerintahan Trump membawa kasus yang melibatkan TPS ke Mahkamah Agung setelah ada keputusan yang merugikan dari pengadilan yang lebih rendah. Pemerintah telah dua kali meminta intervensi Pengadilan mengenai status yang diberikan kepada warga negara Venezuela dan satu kali untuk warga Suriah. Keputusan mengenai Suriah masih menunggu keputusan.
Jaksa Agung juga membela keputusan mantan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, yang memutuskan bahwa wilayah tertentu di Haiti cocok untuk pemulangan warga negara Haiti. Posisi ini diambil meskipun ada kekhawatiran mengenai kekerasan geng, terutama di ibu kota Port-au-Prince.
Menurut pemerintah AS, mempertahankan penunjukan ini, terlepas dari kondisi keamanan di lapangan, akan bertentangan dengan kepentingan nasional Amerika Serikat.
Barang serupa












