Setelah panggilan pertamanya ke tim nasional senior Swedia, pemain muda Barcelona Roony Bardghji mendapatkan momen besarnya pada hari Jumat ketika ia melakukan debutnya melawan Swiss.
Itu bukanlah debut impian yang dia harapkan. Bardghji hanya memainkan lima menit terakhir pertandingan dan tidak mampu mencegah Swedia menderita kekalahan 2-0 yang semakin membahayakan peluang mereka lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.
Meski demikian, beberapa menit tersebut sudah cukup bagi striker muda Barcelona ini untuk menunjukkan bakatnya dan membangkitkan antusiasme di antara para penggemar dan rekan satu tim.
Alexander Isak menyambut Bardghji
Salah satu pimpinan timnas Swedia, Alexander Isak, secara terbuka memuji Bardghji usai debutnya melawan Swiss.
“Dia adalah pemain level atas. Saya tidak akan melihatnya sebagai seorang talenta yang diberi kesempatan, melainkan sebagai pemain yang sudah mapan. Dia ada di sini karena suatu alasan.” kata pemain termahal Liverpool itu, dikutip dari SPORT.
“Dia datang dengan energi yang besar, sayang sekali dia masuk dalam situasi saat kami kalah 1-0. Tapi bagi saya dia adalah titik terang bagi kami meski kalah,” tambah pemain baru Liverpool itu. Lebih lanjut Isak berkomentar.
Bardghji berbicara tentang debutnya
Bardghji sendiri berbicara kepada media seusai debutnya untuk timnas Swedia dan menjelaskan bahwa meski mendapat hasil mengecewakan, itu adalah momen spesial baginya.
“Saya tidak banyak bermain, tapi saya masih bisa menunjukkan sedikit” katanya.
“Itu spesial. Saya sudah menunggu ini sejak lama. Akan lebih baik lagi jika kami tidak kalah, tapi ini masih hari yang bagus. Saya pikir saya bermain bagus. Saya menunjukkan apa yang bisa saya lakukan dan apa yang bisa saya kontribusikan.” Bardghji menambahkan.
Bardghji juga merefleksikan apa yang perlu dilakukan tim untuk kembali ke jalur yang benar di kualifikasi Piala Dunia, dengan mengatakan:
“Kami harus bermain seperti yang kami lakukan dengan klub kami, tanpa terlalu memikirkan tekanan. Keluar dan bersenang-senang, mainkan sepak bola yang bagus. Kami harus memberikan segalanya, menyerang, menciptakan peluang. Jika kami melakukan itu, saya pikir segalanya akan berjalan lebih baik.”
Usai tampil sebagai pemain pengganti melawan Swiss, ada kemungkinan Bardghji akan tampil sebagai starter pertamanya untuk Swedia pekan depan melawan Kosovo.











