MANCHESTER – Gelandang Manchester United Jack Fletcher dilarang tampil enam pertandingan karena melontarkan penghinaan homofobik kepada lawannya, kata klub itu pada Rabu.
Fletcher yang berusia 18 tahun mendapat kartu merah oleh wasit selama pertandingan cadangan melawan Barnsley pada 21 Oktober.
Berdasarkan rincian insiden yang dirilis Asosiasi Sepak Bola Inggris pekan ini, dia mengaku menyebut lawannya sebagai “anak gay”.
Fletcher, putra mantan pemain United Darren Fletcher, didakwa melakukan pelanggaran serius terhadap aturan FA terkait kata-kata atau perilaku yang menyinggung seperti dugaan komentar terkait orientasi seksual.
Dia diberi skorsing minimal enam pertandingan standar, denda sekitar $2.000 dan diperintahkan untuk menghadiri sesi pelatihan.
Fletcher, putra mantan pemain United Darren Fletcher, meminta maaf atas kejadian tersebut.
“Saya benar-benar minta maaf atas kata-kata ofensif yang saya gunakan di saat-saat yang panas,” katanya dalam sebuah pernyataan. “Meskipun saya tidak berniat menggunakan istilah tersebut sebagai hinaan homofobik, saya sepenuhnya memahami bahwa bahasa seperti itu tidak dapat diterima dan saya meminta maaf segera setelah pertandingan.”
United mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Fletcher untuk “memperkuat pemahamannya mengenai bahasa yang diskriminatif dan mengapa bahasa tersebut berbahaya.”
Fletcher dikabarkan telah menjalani skorsing tiga pertandingan.
Ayah Fletcher memenangkan lima gelar Liga Premier dan Liga Champions selama karirnya yang luar biasa di United. Dia kemudian memegang berbagai peran di klub, termasuk direktur teknis, dan baru-baru ini menjadi pelatih sementara setelah Ruben Amorim dipecat pada bulan Januari. Dia saat ini menjadi pelatih akademi.
___
James Robson ada di https://x.com/jamesalanrobson
___
AP Soccer: https://apnews.com/hub/soccer
Hak Cipta 2026 Associated Press. Semua hak dilindungi undang-undang. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang tanpa izin.











