Home Sports Pemain Espanyol terpaksa menutup akun Instagramnya setelah mendapat hinaan dari fans Barcelona

Pemain Espanyol terpaksa menutup akun Instagramnya setelah mendapat hinaan dari fans Barcelona

18
0


Derby Barcelona mungkin sudah berakhir, namun dampak dari pertandingan hari Sabtu di Camp Nou telah memicu banyak kontroversi karena alasan yang salah.

Pol Lozano, yang mencetak satu-satunya gol Espanyol dalam kekalahan 4-1, menjadi pusat badai setelah melontarkan komentar tentang sikap beberapa pemain Barcelona saat peluit akhir berbunyi.

Apa yang Lozano katakan?

Dalam perbincangan di pinggir lapangan dengan DAZN, Lozano tak menahan diri dan mempertanyakan sikap para pemain Barcelona.

“Di sini Anda dapat melihat rasa hormat yang mereka tunjukkan kepada rekan-rekan mereka yang lain, di atas segalanya, tidak ada lagi yang perlu ditambahkan.” katanya.

Saat tekanan terus berlanjut di zona campuran, pemain nomor 10 Espanyol itu singkat dan mengatakan hal tersebut tanpa menyebutkan nama “Itu selalu sama, tidak layak untuk dibicarakan.”

Komentar Lozano usai pertandingan tidak mendapat tanggapan baik dari fans Barcelona. (Foto oleh Alex Caparros/Getty Images)

Namun, kata-kata tersebut cukup memicu gelombang pelecehan terhadap produk akademi tersebut di media sosial.

Menurut Mundo Deportivo, Lozano terpaksa menutup akun Instagramnya karena banyaknya hinaan yang diterimanya dari fans Barcelona.

Menurut laporan tersebut, sang pemain baik-baik saja dan tidak ingin menghadapi kebencian yang datang padanya.

Pelatih kepala Espanyol Manolo Gonzalez membahas situasi ini dalam konferensi persnya, menempatkan segala sesuatunya dalam perspektif dengan sikap blak-blakan.

“Hal yang biasa terjadi. Pada menit ke-85 kami lebih dekat ke pemakaman Les Corts dibandingkan ke Camp Nou. Pada menit ke-87 kami semua lebih berani dibandingkan tuan rumah.” katanya.

“Jika kalah, Anda harus memakannya, Anda harus menelannya dan bersaing di level tertinggi lagi.”

Lamine Yamal bereaksi segera setelah kemenangan tersebut, mendesak Espanyol untuk “menelan” kekalahan tersebut.



Source link