Home Politic Olimpiade 2026: Kenaikan harga emas menyebabkan harga medali olimpiade naik

Olimpiade 2026: Kenaikan harga emas menyebabkan harga medali olimpiade naik

6
0



Pemenang Olimpiade Musim Dingin tidak hanya mendapat kehormatan menjadi yang pertama, tetapi juga medali yang nilai moneternya bersifat historis. Menghadapi ketidakstabilan politik global, bank sentral telah melakukan investasi besar-besaran pada logam mulia, menyebabkan investor bergegas mencari aset-aset yang aman (safe haven). Seperti diberitakan CNN, hal ini berdampak langsung pada harga medali Olimpiade Musim Dingin. Dikatakan sebagai yang termahal yang pernah didistribusikan.

Sebagian besar 700 medali Oleh karena itu, emas, perak, dan perunggu memiliki nilai finansial yang jauh lebih tinggi daripada yang didistribusikan di Paris pada Juli 2024. Sejak saat itu emas akan berharga 107% dan perak 200%. Jumlahnya sekitar 2.000 euro untuk medali emas dan 1.200 euro untuk medali perak. Namun, sejak Olimpiade tahun 1912 di Stockholm (Swedia), bahan-bahan tersebut tidak lagi terbuat dari logam yang 100% sesuai dengan namanya.

Barang koleksi yang harganya jauh lebih mahal daripada nilainya

Jika nilai suatu barang tinggi karena bahan logam pembuatnya, medali Olimpiade sebenarnya jauh lebih berharga. Rumah Baldwin dilaporkan menjual medali emas dari Olimpiade Stockholm 1912 seharga 22.000 euro. Namun, ini tidak bernilai lebih dari itu 450 euro (dengan mempertimbangkan inflasi) pada saat penyerahannya. Perbedaan nilai ini dijelaskan oleh fakta bahwa mereka adalah barang koleksi. Medali di Olimpiade sangat berharga karena mewakili kompetisi olahraga internasional paling ikonik. Selain itu, atlet peraih medali juga melekatkan nilai sentimental pada medali tersebut, Sangat sedikit yang mau menjualnya. Fakta bahwa mereka langka secara langsung meningkatkan nilai finansial mereka.



Source link