Home Sports Menteri Olahraga Iran mengatakan negaranya tidak bisa ikut serta dalam Piala Dunia...

Menteri Olahraga Iran mengatakan negaranya tidak bisa ikut serta dalam Piala Dunia karena serangan AS

6
0



DUBAI – Menteri Olahraga dan Pemuda Iran mengatakan “tidak mungkin” bagi negaranya untuk ambil bagian dalam Piala Dunia setelah Amerika Serikat membunuh pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam perang yang sedang berlangsung.

Iran diperkirakan akan ambil bagian dalam Piala Dunia, yang akan diadakan di seluruh Amerika Utara pada bulan Juni, namun Menteri Olahraga dan Pemuda Iran Ahmad Doyamali mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa para pemain sepak bola negaranya tidak akan aman di Amerika Serikat, menurut sebuah video wawancara yang dirilis pada hari Selasa.

“Karena perbuatan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran – memaksakan dua perang terhadap kami hanya dalam delapan atau sembilan bulan dan membunuh serta menjadikan ribuan rakyat kami sebagai martir – jelas tidak mungkin bagi kami untuk ambil bagian di Piala Dunia,” katanya.

Iran dijadwalkan bermain melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Inglewood, California, dan Belgia pada 21 Juni sebelum menyelesaikan pertandingan grup melawan Mesir pada 26 Juni di Seattle. AS akan menjadi tuan rumah turnamen tersebut bersama Kanada dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli.

FIFA mengumumkan pada Selasa malam bahwa mereka mengharapkan tim nasional Iran diizinkan masuk ke Amerika Serikat.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump berkata: “Saya benar-benar tidak peduli” apakah Iran ambil bagian dalam turnamen yang diikuti 48 negara tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan dia bertemu dengan Trump pada Selasa malam “untuk membahas status persiapan” turnamen tersebut dan dia menerima jaminan bahwa Iran akan diizinkan memasuki Amerika Serikat.

___

AP Soccer: https://apnews.com/hub/soccer

Hak Cipta 2026 Associated Press. Semua hak dilindungi undang-undang. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang tanpa izin.



Source link