Home Sports Max Verstappen “bisa mendapatkan teknisi balap baru,” seperti yang dijelaskan Gianpiero Lambiase...

Max Verstappen “bisa mendapatkan teknisi balap baru,” seperti yang dijelaskan Gianpiero Lambiase sambil menangis | F1 | olahraga

131
0


Gianpiero Lambiase, teknisi balap lama Max Verstappen, dilaporkan dapat mengundurkan diri dari perannya saat ini dan mengambil posisi lain di trackside dalam operasi F1 Red Bull.

Lambiase telah menjadi pengisi suara Verstappen sejak pembalap Belanda itu dipromosikan ke tim senior Red Bull pada awal tahun 2016. Sejak itu, keduanya telah menjalin salah satu hubungan pengemudi-insinyur paling ikonik di Formula 1, mengingatkan pada pasangan Lewis Hamilton dan Peter Bonnington di Mercedes.

Namun, kemitraan tersebut bisa saja berakhir pada tahun 2026. Musim ini, Lambiase melewatkan balapan di Austria dan Belgia karena alasan pribadi, termasuk emosinya yang intens di dinding pit Red Bull setelah Verstappen finis kedua di kejuaraan dunia meski memenangkan Grand Prix Abu Dhabi.

Menurut Motorsport.com, peran Lambiase di tim Red Bull untuk tahun 2026 masih belum final. Menurut laporan, pembalap berusia 45 tahun itu dapat mengambil peran berbeda di trek jika Laurent Mekies menemukan teknisi balap baru yang ingin diajak bekerja sama oleh Verstappen saat peraturan teknis baru dimulai.

Usai balapan di Abu Dhabi, Lambiase terekam menangis di dinding pit Red Bull dengan kepala di tangan. Verstappen menjelaskan emosinya dalam konferensi pers pasca balapan dan mengungkapkan simpatinya kepada rekan sekaligus teman dekatnya.

“Itu adalah tahun yang emosional,” kata juara dunia empat kali itu. “Lupakan hasil tahun ini, dan saya tidak ingin menjelaskan terlalu banyak detail, tapi itu sulit. Tapi saya sangat beruntung bisa bekerja dengan seseorang yang begitu bersemangat.”

“Tentu saja dia adalah race engineer saya, tapi saya melihatnya sebagai teman saya. Kami telah mengalami begitu banyak hal emosional bersama dan mencapai kesuksesan yang fantastis. Saya yakin dia sedikit emosional setelah bendera kotak-kotak itu.”

“Saya sangat menantikan untuk pergi dari sini dan bertemu dengannya lagi karena hal itu tidak mudah baginya di saat-saat tertentu. Saya sangat bangga bisa bekerja dengan seseorang yang begitu baik. Sebuah contoh baik dari seseorang yang tidak pernah menyerah musim ini, bahkan di masa-masa sulit.”

Lambiase bukan satu-satunya tokoh kunci di rombongan Verstappen yang masa depannya belum pasti usai GP Abu Dhabi. Helmut Marko dikabarkan bisa meninggalkan tim dan pensiun dari olahraga tersebut pada akhir tahun, meski memiliki kontrak yang bertahan hingga akhir musim 2026.

“Apakah Anda akan bertemu saya lagi tahun depan? Baiklah, kami akan melakukan diskusi internal dan kami tidak akan terburu-buru,” katanya kepada De Telegraaf. “Selama bertahun-tahun menjadi pendiri tim Dietrich Mateschitz, saya bahkan tidak memiliki kontrak. Penting bagi saya untuk merasa nyaman.”



Source link