Home Sports Mantan kapten Inggris menolak masuk ke Gabba jelang tes Inggris-Australia | kriket...

Mantan kapten Inggris menolak masuk ke Gabba jelang tes Inggris-Australia | kriket | olahraga

43
0


Kisah sulit mantan kapten kriket Inggris Nasser Hussain di Gabba berlanjut setelah pria berusia 57 tahun itu ditolak masuk menjelang pertandingan Tes kedua melawan Australia. Pakar Sky Sports tiba di Brisbane untuk meliput Ashes tetapi mengalami masalah dengan akreditasinya saat berada di lokasi.

Sementara mantan kapten Inggris Michael Atherton dengan mudah bisa masuk, Hussain dikunci. Berbicara kepada Sky Sports, dia berkata: “Mereka (staf lapangan) tidak mengizinkan saya masuk. Maksud saya, terlepas dari semua yang telah saya lakukan untuk kriket Australia, di tempat tertentu (saya tidak dapat mempercayainya).”

“Saya datang, menunjukkan akreditasi saya, mereka tidak mengizinkan saya masuk dan sekitar setengah jam kemudian, Cricket Australia dengan baik hati datang dan mengurus akreditasi saya.”

Namun, kecelakaan itu tidak berhenti sampai disitu saja bagi mantan pemimpin liga Inggris itu, karena perintah evakuasi segera menyusul setelah mereka akhirnya memasuki venue.

“Saat saya masuk, kami semua diusir. Ada alarm kebakaran, mobil pemadam kebakaran, dan sebagainya,” kata Hussain.

Sebuah detektor asap di dapur luar ruangan membunyikan alarm, menyebabkan petugas pemadam kebakaran bergegas ke stadion sementara media dan personel sumber daya manusia berkumpul di luar setelah evakuasi.

Gabba telah terbukti menjadi tempat yang disayangkan bagi Hussain selama bertahun-tahun, khususnya selama seri Ashes tahun 2002. Keputusan Hussain untuk melakukan bowling terlebih dahulu dalam kondisi lembab menjadi bumerang yang spektakuler karena Australia membukukan total inning pertama yang sangat besar yaitu 492 untuk mengamankan kemenangan nyaman.

Insiden ini adalah salah satu kejadian yang kini dapat ditertawakan oleh Hussain karena para penggemar Australia tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengingatkannya akan keputusan naas tersebut sementara para penggemar Inggris berusaha menghapusnya dari ingatan kolektif mereka.

Inggris belum pernah memenangkan Tes sejak Brisbane pada tahun 1986 dan kemungkinan besar akan kesulitan lagi. Prediksi itu tampaknya akurat karena Mitchell Starc mencetak dua gawang awal hanya dalam sembilan umpan.

Meski skor menyusut menjadi 5-2, Inggris bangkit berkat inning solid Zak Crawley dan Joe Root yang menyumbangkan 117 run.

Ikuti semua aksi dari Gabba di sini di blog langsung kami.

Untuk menjadi orang pertama yang mengetahui berita Ashes terbaru, daftar ke buletin kami The Cricket Drop di sini.



Source link