Mantan gelandang Barcelona Ludovit Reis mungkin bukan salah satu nama paling terkenal yang pernah melewati klub dalam beberapa tahun terakhir, namun waktunya di Catalonia memberinya kesempatan untuk menyaksikan kebangkitan beberapa pemain berbakat.
Gelandang asal Belanda ini menghabiskan satu musim bersama tim cadangan Barcelona, Barça Atlètic, di mana ia berbagi ruang ganti dengan sejumlah talenta muda yang kemudian mengukir namanya di level tertinggi.
Diantaranya adalah Ronald Araujo, Nico Gonzalez, Ilaix Moriba dan Ansu Fati.
Melihat kembali masa itu, Reis berbicara dengan hangat tentang persahabatan yang dia jalin dengan para pemain ini dan mengungkapkan bahwa mereka masih tetap berhubungan hingga saat ini.
“Saya bermain di tim cadangan bersama (Ronald) Araujo, Nico Gonzalez, Ilaix, dan Ansu. Kami masih saling mengomentari postingan Instagram dan sejenisnya.
“Kami tidak berbicara melalui telepon setiap hari, namun kami masih memiliki kontak yang baik.” Saat itu, sebelum cedera, Ansu Fati juga tampil sangat bagus.
“Dia luar biasa. Sayangnya keadaannya lebih sulit baginya setelah semua cedera yang dialaminya. Namun saya yakin dia akan kembali ke performa terbaiknya di Monaco.” ujarnya kepada VoetbalPrimeur yang dikutip SPORT.
Sebuah kepindahan yang mengesankan ke Barcelona
Reis juga berbicara tentang momen ia bergabung dengan Barcelona sebagai pemain muda, dan menggambarkan pengalaman itu sebagai salah satu babak paling luar biasa dalam kariernya.
Pindah dari Belanda ke Spanyol pada tahap awal perkembangannya memaparkannya pada budaya dan lingkungan sepakbola yang sangat berbeda.
“Mungkin itu adalah petualangan paling luar biasa yang pernah saya alami dalam karier sepak bola saya, berpindah dari ujung utara ke Barcelona yang hangat. Sebagai seorang pemuda saya belajar dan melihat banyak hal.
“Barcelona tidak diragukan lagi adalah salah satu klub terbesar di dunia. Bagi saya, langkah ini merupakan proses pembelajaran yang luar biasa.”
Belajar dari Busquets dan Messi
Selama berada di klub, Reis juga beberapa kali mendapat kesempatan berlatih bersama tim utama. Sesi ini memungkinkan dia untuk mengamati beberapa bintang terbesar Barcelona dari dekat.
Salah satu pemain yang paling membuatnya terkesan adalah Sergio Busquets, yang kecerdasannya langsung terlihat di lapangan.
Gelandang asal Belanda itu menjelaskan betapa berbedanya rasanya menyaksikan gelandang legendaris itu berlatih.
“Apa lagi yang bisa Anda katakan tentang Busquets? Semua orang tahu kualitas Busquets.
“Ketika Anda melihatnya secara langsung, bermain dengannya saat latihan dan memainkan permainan posisi, Anda memahami mengapa orang-orang membicarakan dia seperti itu.
“Messi jelas berada di liga yang berbeda. Tapi menurut saya Busquets tidak normal.”
Koneksi dengan Frenkie de Jong
Reis juga menyinggung hubungannya dengan sesama pemain internasional Belanda Frenkie de Jong, yang saat itu sudah menjadi bagian dari tim utama Barcelona.
Meski biasanya kedua pemain tersebut tergabung dalam skuad yang berbeda, namun mereka tetap menemukan kesempatan untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman.
“Frenkie lebih banyak di tim utama dan saya di tim cadangan. Kami juga punya jadwal yang padat. Dia juga berada di Barcelona bersama pacarnya. Tentu saja kami berbicara.
“Ketika saya berada di tim utama, kami berbicara sepanjang waktu. Segalanya berjalan baik untuknya. Dia orang yang hebat.”











