Mantan bek Barcelona Jeremy Mathieu telah meninjau kembali salah satu babak terpenting dalam kariernya.
Dalam program SafePlay (h/t SPORT), pemain Prancis itu merefleksikan kepindahannya ke Barca pada tahun 2014, keraguan yang ia miliki sebelum menandatangani kontrak dan momen tak terlupakan yang ia alami di Camp Nou.
Mathieu bergabung dengan Barcelona setelah bermain bagus di Valencia, di mana ia menjadi kapten dan tokoh kunci.
Titik balik terjadi setelah pertandingan ketika Luis Enrique berbicara dengannya secara pribadi. Mathieu ingat kontak pertama itu dan mengungkapkan dengan tepat apa yang dikatakan pelatih Spanyol itu kepadanya.
“Saya suka cara Anda bermain. Dan jika saya pelatihnya, saya ingin Anda masuk tim.” ungkap mantan bek tersebut.
Dia mengambil waktu
Meski melontarkan kata-kata yang menyanjung, Mathieu mengaku tidak langsung percaya langkah itu akan terjadi.
Saat ini, Luis Enrique belum resmi mengambil alih FC Barcelona.
“Saya tidak ingin memberitahunya: Tunggu, karena Anda belum menjadi pelatih Barcelona. Saya berpikir: Mari kita lihat apakah dia bisa menjual impian saya dan kemudian dia tidak ada di sana.” dia berkomentar.
Pertemuan antara Mathieu dan Barcelona berlanjut sepanjang musim panas. Namun keputusan itu tidak mudah.
Pada usia 30, ia sudah menjadi pemimpin di Valencia dan tidak yakin apakah memulai lagi di klub seperti Barca akan mengurangi perannya.
“Saya ingin bermain. Apa yang harus saya lakukan? Haruskah saya memulai dari awal untuk duduk di bangku cadangan? Saya ragu-ragu.”
Daya tarik finansial
Sebelum menyelesaikan transfernya, Mathieu sempat berbincang langsung dengan Valencia karena Barcelona menawarinya kenaikan gaji sebesar 200.000 euro per tahun.
Dia memberi tahu klub bahwa dia akan bertahan jika mereka menyetujui tawaran itu. Valencia menolak, menyatakan bahwa mereka tidak mampu membayar kenaikan gaji.
“Jika mereka memberiku itu, aku akan bertahan. Mereka bilang tidak bisa, jadi aku pergi.” dia mengungkapkan.
Sesampainya di Barcelona, Mathieu langsung disambut di ruang ganti oleh Gerard Pique dan mantan rekan setimnya di Valencia, Jordi Alba.
Namun yang paling membuatnya terkesan adalah berlatih bersama Lionel Messi. “Messi luar biasa. Tidak ada yang bisa Anda lakukan dalam latihan.”
Dia juga mengenang comeback terkenal di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain dan menggambarkan suasana di Camp Nou malam itu.
“Sungguh ajaib. Suhu meningkat seiring berjalannya pertandingan dan malam itu sempurna.”
Lalu muncullah komentar tak terduga yang menjadi berita utama. Mathieu tersenyum selama wawancara dan membuat klaim yang berani.
“Saya pikir saya adalah pengambil tendangan bebas yang lebih baik daripada Messi” dia menambahkan.
Entah serius atau bercanda, ucapan tersebut tentu saja membuat para penggemar jadi perbincangan.











