Home Sports Man Utd bisa menawarkan dua pemain dalam mega transfer swap Adam Wharton...

Man Utd bisa menawarkan dua pemain dalam mega transfer swap Adam Wharton | Sepak Bola | olahraga

74
0


Gelandang Crystal Palace Adam Wharton dengan cepat menjadi salah satu talenta terpanas di sepakbola Eropa. Desas-desus beredar dengan pembicaraan bahwa Manchester United ingin mendapatkan jasa pemain sensasional berusia 21 tahun itu.

Setelah tujuh pertandingan liga, United berada di posisi ketujuh dalam tabel Liga Premier. Pemain baru Benjamin Sesko akhirnya membuat terobosan pada akhir September setelah menjalani kehidupan di Manchester dengan hati-hati. Meski pemain baru seperti Sesko dan Bryan Mbeumo telah memperkuat tim, tim asuhan Ruben Amorim masih kesulitan untuk tampil menonjol dan tekanan semakin besar terhadap pelatih asal Portugal tersebut.

United mengincar bintang Brighton Carlos Baleba selama jendela transfer musim panas tetapi tertunda karena banderol harga £100 juta yang diminta Seagulls.

Tampaknya Amorim dan stafnya menyadari perlunya tambahan daya tembak di lini tengah. Kapten Bruno Fernandes juga dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk pindah ke Arab Saudi pada periode yang sama, dan pada usianya yang sudah 31 tahun, tidak berlebihan untuk berasumsi bahwa ia terbuka untuk pindah pada salah satu bursa transfer mendatang.

Oleh karena itu, United perlu mulai menyusun strategi untuk masa depan dan Wharton merupakan solusi yang tepat. United dikabarkan bersedia mengeluarkan dana sebesar 60 juta poundsterling untuk memboyong megabintang asal Inggris tersebut, namun besar kemungkinan angka tersebut tidak akan sejalan dengan penilaian Palace.

Klub asal London itu menilai Wharton sebesar £150 juta dan dengan kontraknya yang berlaku hingga 2029, mereka berada dalam posisi dominan dalam setiap kemungkinan negosiasi.

Meski Wharton tetap bahagia di Palace, godaan untuk pindah ke salah satu tim elit Inggris mungkin terlalu menggoda untuk ditolak.

Setelah mendapatkan caps pertamanya untuk Inggris dan secara mengejutkan dimasukkan dalam skuad yang mencapai final Euro 2024, Wharton diabaikan dalam seleksi baru-baru ini.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa Thomas Tuchel telah meyakinkan bahwa penampilannya telah memenuhi standar yang disyaratkan dan hampir lolos seleksi, meski sang manajer lebih memilih untuk tetap menjaga stabilitas skuad.

Amorim dikatakan sebagai “penggemar berat” dari bakat yang sedang naik daun. Tapi United mungkin memerlukan pengurangan skuad di jendela transfer mendatang sebelum pindah ke Wharton.

Kepergian Casemiro dari Old Trafford nampaknya tidak dapat dihindari, meskipun kepindahan ke Palace nampaknya sangat diragukan mengingat usia dan ekspektasi gajinya.

Namun juara Liga Premier 13 kali itu bisa menawarkan Kobbie Mainoo atau Joshua Zirkzee ke Eagles dalam kesepakatan pertukaran untuk mengamankan layanan Wharton.

Mainoo, yang pernah dianggap sebagai sensasi besar berikutnya, tidak lagi menjadi pemain reguler di lapangan dan mencari pinjaman musim panas lalu karena alasan ini. Permintaannya ditolak, sehingga kemungkinan besar pemain berusia 20 tahun itu akan mencari transfer permanen di jendela Januari.

Menjelang Piala Dunia tahun depan, gelandang Inggris ini ingin mendapatkan lebih banyak waktu bermain untuk mengamankan tempat di skuad The Three Lions. Palace kemungkinan akan meminta uang tunai ditambah Mainoo sebagai imbalan atas Wharton, yang nilainya saat ini berada pada puncaknya.

Zirkzee juga bisa menjadi target negosiasi potensial lainnya bagi United. Dia datang ke Old Trafford dengan ekspektasi tinggi, namun segalanya tidak berjalan baik bagi pemain berusia 24 tahun itu.

Meski beberapa kali digunakan sebagai striker, ia tidak mampu mendapatkan tempat sebagai starter musim ini dan terbukti lebih efektif sebagai pemain nomor 10.

AC Milan dan Juventus telah menunjukkan minat pada Zirkzee, yang bergabung dengan United setelah tampil mengesankan bersama Bologna di Serie A. Meskipun Zirkzee tidak cocok dengan posisi lini tengah Wharton, dimasukkannya dia dalam kesepakatan pertukaran dapat memberikan kekuatan tambahan bagi Palace untuk mendukung Mateta.

Zirkzee dilaporkan telah memberi tahu pejabat United tentang keinginannya untuk meninggalkan klub pada bulan Januari. Dan kepindahan ke tim asuhan Oliver Glasner, di mana dia bisa bermain secara reguler di Liga Premier, bisa menjadi langkah yang tepat untuk Zirkzee.



Source link