Barcelona terus melaju menuju gelar La Liga dan meskipun berita utama sering kali tertuju pada penyerang mereka, semakin jelas bahwa kesuksesan mereka dibangun di atas fondasi yang jauh lebih seimbang.
Inti dari hal ini adalah Joan Garcia, seorang pemain yang mungkin tidak mendapat sorotan karena gol-golnya namun telah terbukti menjadi pemain yang sangat diperlukan dalam mencapai hasil.
Sekali lagi, sang kiper tampil percaya diri melawan Rayo Vallecano dan memastikan Barcelona kembali meraih tiga poin penting.
Usai pertandingan, Pedri dengan cepat menekankan pentingnya Garcia, hal yang juga ditekankan oleh Ronald Araujo.
Berbicara tentang pengaruh penjaga gawang di dalam dan di luar lapangan, Pedri berkata: “Dia luar biasa. Dia melakukan penyelamatan hebat dan gerak kakinya juga sangat diperlukan.”
“Dia pria yang baik; aku menganggapnya sebagai salah satu sahabatku” tegas sang gelandang.
Analisis permainan
Selain penampilan individu, Pedri juga menyebutkan peningkatan taktis penting yang memainkan peran penting dalam kesuksesan Barcelona musim ini.
Efektivitas tim dalam bola mati meningkat secara signifikan, memberi mereka kesempatan lain untuk mengatasi lawan yang keras kepala.
Berkaca pada perkembangan tersebut, beliau menjelaskan: “Bagus sekali kami mengalami peningkatan dalam bola mati musim ini. Kami memenangi pertandingan dengan gol dari sepak pojok.” kata Pedri.
Kekuatan ini sekali lagi terbukti krusial karena Barcelona berhasil mengamankan kemenangan melalui rutinitas tendangan sudut yang dilakukan dengan baik.
“Ini adalah senjata lain dalam menyerang; kami mencetak beberapa gol dari sepak pojok dan hari ini kami memenangkan pertandingan dengan cara itu.” dia menambahkan.
Seberang Rayo Vallecano
Namun, permainannya tidak berjalan lancar karena Rayo Vallecano menekan Barcelona hingga batas maksimal dengan pendekatan agresif dan intensitas tinggi.
Diakui Pedri, timnya kesulitan menguasai permainan, terutama menghadapi lawan yang energik.
“Mereka bermain sangat intens, memiliki pemain yang sangat cepat di depan dan tidak pernah berhenti berlari. Mereka menimbulkan masalah bagi setiap tim.”
“Kami tidak mampu mengendalikan permainan, kami membutuhkan lebih banyak penguasaan bola.”
Kelelahan juga merupakan sesuatu yang harus diatasi karena Barcelona memiliki jadwal yang menuntut termasuk komitmen Eropa.
Meski begitu, Pedri mengatakan alasan bukanlah bagian dari pola pikir tim pada tahap kampanye saat ini.
“Setelah pertandingan Liga Champions Anda merasakannya di kaki Anda, tapi kami tidak bisa membuat alasan, kami harus terus mengumpulkan poin. Hanya ada satu pertandingan tersisa.” dia menyimpulkan.
Sumber: Mundo Deportivo











