Home Sports Lewis Hamilton menyesalkan situasi ‘merusak’ Ferrari sebagai ‘solusi’ yang mengkhawatirkan, jelas |...

Lewis Hamilton menyesalkan situasi ‘merusak’ Ferrari sebagai ‘solusi’ yang mengkhawatirkan, jelas | F1 | olahraga

6
0


Lewis Hamilton menyesali situasi “buruk” yang dialaminya sebagai seorang teknisi balap dan menegaskan bahwa ia tidak akan memiliki teknisi balap penuh waktu hingga beberapa balapan di musim 2026. Juara dunia tujuh kali itu berpisah dengan Riccardo Adami setelah tahun pertama yang penuh tantangan bersama tim barunya.

Ketika Hamilton menukar Mercedes dengan Ferrari, dia tidak bisa membawa rekan teknis lamanya Peter Bonnington bersamanya. Sebaliknya, ia bekerja sama dengan Adami, yang sebelumnya menjabat sebagai race engineer untuk Sebastian Vettel dan Carlos Sainz.

Sayangnya bagi kedua belah pihak, hubungan tersebut tidak berjalan sesuai harapan dan komunikasi terus menerus menjadi masalah. Setelah akhir musim di Abu Dhabi, Ferrari mengonfirmasi bahwa Adami telah dipindahkan ke Akademi Pengemudi Ferrari untuk musim 2026 dan juga akan mengambil tugas di organisasi TPC.

Namun Hamilton masih belum memiliki insinyur penuh waktu. Dia bergabung dengan insinyur Charles Leclerc, Bryan Bozzi pada tes pramusim pertama dan untuk sementara akan bekerja dengan Carlo Santi, yang sebelumnya menjadi bagian dari rombongan Kimi Raikkonen. Cedric Michel-Grosjean diperkirakan akan menjadi teknisi balap penuh waktu bagi pria berusia 41 tahun itu.

“Pertama, ini jelas merupakan keputusan yang sangat sulit dengan Riccardo,” kata Hamilton pada tes pramusim kedua di Bahrain. “Saya benar-benar berterima kasih atas semua upaya yang dia lakukan tahun lalu dan atas kesabarannya. Ini merupakan tahun yang sulit bagi kami semua.”

“Ini sebenarnya masa yang cukup sulit karena ini bukan jangka panjang – solusi yang saya punya saat ini adalah dengan hanya melakukan beberapa balapan. Dan jadi di awal musim akan ada perubahan haluan lagi dan saya harus belajar bekerja dengan orang baru. Jadi itu merugikan saya juga.”

Pelatih asal Inggris itu menambahkan: “Ini adalah musim di mana Anda ingin datang dengan orang-orang yang telah melewati beberapa musim, yang telah melalui suka dan duka dan tenang. Namun ini adalah situasi yang saya hadapi dan saya akan berusaha melakukan yang terbaik. Tim berusaha melakukan yang terbaik untuk membuatnya semulus mungkin.”

Musim 2026 menjadi tahun krusial bagi Hamilton dan kerja samanya dengan Ferrari. Pemenang Grand Prix 105 kali itu gagal mencatatkan podium pada musim 2025, namun berharap regulasi teknis baru bisa memberinya titik awal baru untuk kembali ke kejuaraan dunia.



Source link