Di Perancis, jumlah pegawai negeri sipil tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan jumlah penduduknya. Hal inilah yang dijelaskan oleh kolumnis ekonomi François Lenglet dalam pidatonya pagi hari RTL, Jumat 26 Februari. Sejak tahun 1997, angka ini terus meningkat, dan sejak terpilihnya kembali Emmanuel Macron pada tahun 2022, kemajuan kembali meningkat. Menurut informasi di situs Fipecodisampaikan oleh para editor, pada akhir tahun 2024 terdapat 5,8 juta pegawai negeri, lebih banyak 1,8 juta dibandingkan tahun 1997. Jadi peningkatannya sebesar 25%jauh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan populasi Perancis sebesar 15%. Pada tahun 2025 saja, 20.000 pos pelayanan sipil telah didirikan.
Namun, peningkatan ini tidak sama di semua tempat. Menurut informasi dari Fipecodiambil alih oleh François Lenglet, jumlah pegawai negeri sipil di aparatur sipil negara tidak bertambah hanya 8% antara tahun 1997 dan 2024. Namun, meningkat sebesar 39% pada layanan rumah sakit umum. Menurut redaksi, anomali tersebut terletak pada aparatur sipil negara teritorial, dimana letak jumlah PNS melonjak 47%.
Remunerasi yang sangat terstruktur
Sistem penghargaan PNS sangat tepat dan dibagi menjadi 280 badan. Masing-masing korps ini dibagi menjadi beberapa derajat, yang pada gilirannya dibagi menjadi beberapa tingkatan. Setiap badan diberi gaji, yang bonusnya ditambahkan Menurut Pengadilan Audit, ada 900 yang berbeda.
Pada tahun 2023, pegawai negeri sipil penuh waktu yang dipekerjakan oleh negara atau rumah sakit akan memperoleh penghasilan rata-rata 2.900 euro bersih per bulan. Namun, gaji tersebut berlaku untuk pegawai negeri sipil yang dipekerjakan oleh suatu kotamadya sebesar 2.250 euro bersih. Sebagai pengingat, itu adalah tahun yang sama gaji rata-rata di sektor swasta adalah 2.730 euro.











