Home Sports Laporta mengucapkan selamat tinggal di ruang ganti Barcelona dan menerima dukungan publik...

Laporta mengucapkan selamat tinggal di ruang ganti Barcelona dan menerima dukungan publik dari Flick menjelang pemilu

8
0


Joan Laporta mengundurkan diri sebagai presiden FC Barcelona Senin ini untuk mencalonkan diri kembali. Setelah pengunduran dirinya, Rafa Yuste mengambil alih jabatan presiden sementara hingga proses pemilihan selesai.

Pasca pengunduran dirinya, mantan presiden tersebut tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada skuad Barca di hari yang sama karena itu adalah hari istirahat para pemain.

Laporta mengucapkan selamat tinggal

Itu sebabnya Laporta melakukan perjalanan ke Ciutat Esportiva Selasa ini untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Hansi Flick dan para pemain, lapor SPORT.

Laporta tiba di kompleks latihan klub pada pukul 09.20 didampingi penasihatnya dan anggota komisi olahraga, Enric Masip. Presiden Rafa Yuste yang akan menjabat hingga akhir musim tiba tak lama kemudian.

Laporta ingin menyambut hangat tim dan staf pelatih sebelum latihan dimulai pada pukul 11 ​​​​pagi sebagai persiapan untuk leg pertama semifinal Copa del Rey melawan Atlético Madrid.

Laporta mengundurkan diri sebagai presiden pada hari Senin. (Foto oleh David Ramos/Getty Images)

Laporta selalu berada sangat dekat dengan ruang ganti dan sering mengunjungi Ciutat Esportiva selama masa jabatannya.

Ini adalah caranya menunjukkan kepercayaan terhadap pekerjaan Flick dan para pemain, baik di momen positif maupun dalam situasi yang lebih sulit. Laporta selalu senang dekat dengan tim.

Mulai sekarang, Laporta hanyalah kandidat lain yang menunggu untuk mengumpulkan tanda tangan yang diperlukan untuk memperpanjang mandatnya, sebuah tujuan yang ia harap dapat dipenuhi untuk terus memimpin klub Barcelona mulai 30 Juni.

Sementara itu, di ruang ganti, Flick sudah menyatakan dukungan publiknya terhadap proyek Laporta dengan Deco sebagai direktur olahraga untuk menghadirkan stabilitas klub.

Bukan rahasia lagi bahwa ahli taktik asal Jerman ini memiliki hubungan dekat dengan mantan presiden berusia 63 tahun tersebut dan mendukung kampanyenya menjelang pemilu mendatang.



Source link